NatunaZona Headline

Bau Korupsi di Diskominfo Natuna: Dugaan Nepotisme, Cashback, dan Pengadaan Tak Transparan

5457
×

Bau Korupsi di Diskominfo Natuna: Dugaan Nepotisme, Cashback, dan Pengadaan Tak Transparan

Share this article
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Natuna, Tulus Yunus Abdi. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Menanggapi isu ini, Kevin Kahar, Kabid PIKP Diskominfo Natuna, mengatakan: “Semua media terverifikasi semua. Nggak tahu yang (data perubahan) baru belum kami cek lagi.”

Verifikasi media oleh Dewan Pers sebenarnya juga bersifat rekomendatif, bukan kewajiban hukum. Pemerintah tetap bisa menjalin kerja sama, selama indikator obyektif seperti kualitas pemberitaan, jangkauan audiens, traffic situs, dan kekuatan sosial media terpenuhi.

BACA JUGA:  Polda Kepri Bongkar Mafia BBM Subsidi di Batam, Modus 'Surat Sakti' Rugikan Negara Ratusan Juta

Masalah sebenarnya bukan pada status verifikasi media, tetapi inkonsistensi Diskominfo dalam menjalankan aturan yang mereka buat sendiri.

Pengelola media di Natuna menuntut adanya evaluasi menyeluruh atas sistem penyaluran anggaran publikasi ini. Mereka meminta indikator kerja sama dipublikasikan secara terbuka, serta mendorong keterlibatan DPRD dan lembaga pengawas internal untuk menelusuri lebih dalam.