TeknoZona Headline

ASUS Enggan Beralih ke 5G untuk Produksi Gadget di Batam

149
×

ASUS Enggan Beralih ke 5G untuk Produksi Gadget di Batam

Share this article
Foto: ist
banner 468x60

Batam – Pabrik perakitan laptop ASUS ExpertBook P1 di Batam, Kepulauan Riau, menyebut belum membutuhkan layanan seluler generasi kelima alias 5G. Layanan jaringan berbasis kabel dinilai lebih menunjang produksi.

Public relation manager PT. Sat Nusapersada, Stanly Rocky mengatakan saat ini perusahaanya masih optimal menggunakan kabel untuk perakitan laptop maupun smartphone.

BACA JUGA:  Bougenville Is Coming! Jalanan Batam Siap-Siap Jadi Estetik Kayak Vibes Drakor

“5G inikan cuman kirim data ya, speed dalam data. Sedangkan saat ini kita testing [produk] rata-rata sudah pakai kabel bukan pakai Wi-Fi. Jadi konektivitas data kita pasti lebih cepat,” klaim dia, dalam kunjungan ke pabrik perakitan ASUS ExpertBook di Batam, Kepri, belum lama ini.

Batam menjadi salah satu kawasan yang dilengkapi 5G. Ia menceritakan pernah ditawari layanan 5G oleh Telkomsel pada Mei 2021. Tawaran itu berupa pemanfaatan 2,3 GHz untuk data plane dan pita frekuensi radio 1,8 GHz untuk control plane 5G di Indonesia.

BACA JUGA:  Hutan Lindung Waduk Nongsa Sengaja Dibakar? Modus Klasik Okupansi Lahan Ilegal Terendus Lagi

Namun, model dan alat produksi yang dimiliki pihaknya belum sesuai dengan layanan 5G.