BatamBatam Punya CeritaZona Headline

Anggota Komnas HAM di Batam Menyamar Pakai Sendal Jepit Ungkap Praktik Perdagangan Orang

424
×

Anggota Komnas HAM di Batam Menyamar Pakai Sendal Jepit Ungkap Praktik Perdagangan Orang

Share this article
banner 468x60

Selain itu, kata dia, dirinya juga menyaksikan bagaimana dengan bantuan calo tersebut, orang-orang dapat mudah masuk menaiki kapal laut tanpa pemeriksaan dokumen perjalanan. “Itu dengan mudah dilihat orang lalu-lalang tanpa pemeriksaan paspor,” kata dia.

Hari mengatakan dirinya dan tim sebenarnya sempat akan menjajal mudahnya naik kapal ke luar negeri tanpa pemeriksaan paspor. Akan tetapi, kata dia, pihak pelabuhan keburu mengetahui keberadaan tim Komnas HAM. Sehingga, timnya memutuskan untuk segera pergi.

BACA JUGA:  Tega! Pedagang Nasi Padang di Batam Kena Tipu: Sudah Pesan 4 Bungkus, Lauk di Etalase Juga Digasak ke Saku

“Pak Hari segera masuk mobil, kita sudah ketahuan,” kata Hari mengutip pesan yang dikirim timnya saat itu.

Mahfud Md juga sempat kunjungi Pelabuhan Batam Center

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md juga sempat mengunjungi Batam untuk menelusuri laporan soal praktik TPPO tersebut. Selain mengunjungi rumah penampungan korban TPPO milik Romo Paschalis, Mahfud juga sempat mendatangi Pelabuhan Batam Center. Dia juga mengisi acara diskusi ‘Perang Semesta Melawan Sindikat Penempatan Ilegal Pekerja Migran Indonesia’ di Hotel Swiss Bell Batam.

BACA JUGA:  Batam Dikepung Masalah Klasik, Anggaran Rutin Rp131 Miliar Dialihkan untuk Air dan Jalan

Berdasarkan penelusurannya, Mahfud menyatakan bahwa praktik TPPO itu banyak terjadi melalui pelabuhan resmi. Sebelumnya, Mahfud Md juga menyatakan bahwa praktik perdagangan orang ini melibatkan aparat pemerintah dan juga kalangan swasta.

Selanjutnya: Jokowi akan tunjuk Kapolri sebagai Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Penanganan TPPO