BatamBatam Punya CeritaZona Headline

Anggota Komnas HAM di Batam Menyamar Pakai Sendal Jepit Ungkap Praktik Perdagangan Orang

433
×

Anggota Komnas HAM di Batam Menyamar Pakai Sendal Jepit Ungkap Praktik Perdagangan Orang

Share this article
banner 468x60

Hari mengatakan Komnas HAM juga mendapatkan banyak laporan kasus di TPPO. Dari kasus Romo Paschal dan adanya laporan itu, Hari dan Komisioner Komnas HAM Uli Parulian Sihombing berangkat menuju Batam untuk memantau aktivitas perdagangan orang pada pertengahan April 2023, beberapa hari sebelum Idul Fitri.

Tujuan pemantauan Hari cs adalah 3 pelabuhan besar di Batam, salah satunya Batam Center. Bersama Uli, dan 3 staf Komnas HAM, Hari mengatakan melakukan penyamaran. Penyamaran dilakukan agar mereka tidak diketahui sebagai anggota Komnas HAM yang sedang memantau.

BACA JUGA:  Merek Manchester hingga H-Mild Digulung, Bea Cukai Batam Lacak Produsen Rokok Ilegal

“Saya pakai sendal jepit, kaos dan tas selempang kecil,” kata dia.

Hari menuturkan sebelumnya mendapatkan informasi bahwa jalur perdagangan orang justru lebih banyak melalui jalur resmi, ketimbang pelabuhan tikus. Di Batam Center, Hari mengatakan dugaannya tersebut sedikit mendapatkan titik terang.

Dia mengaku menyaksikan banyaknya calo yang berkeliaran menawarkan cara mudah untuk melintas ke Singapura maupun Malaysia. “Ada orang yang dideketin sama calo untuk ditawari berangkat,” kata dia.

BACA JUGA:  UU Pemilu Masuk Prolegnas, FISIP UNRIKA Himpun Gagasan Daerah untuk Reformulasi Pemilu 2029

Selanjutnya: Lalu lalang manusia tanpa pemeriksaan paspor..