Gudangberita.co.id, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga kerukunan dan kohesi sosial di tengah masifnya pembangunan kota. Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menjauhi prasangka negatif yang dapat memecah belah persatuan dan menghambat kemajuan daerah.
Pesan kesejukan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri Halalbihalal tingkat Kecamatan Batu Ampar yang dipusatkan di halaman Kantor Lurah Tanjung Sengkuang, Jumat (3/4/2026) malam.
Di hadapan ratusan tokoh masyarakat dan warga, Amsakar menekankan bahwa pembangunan fisik harus sejalan dengan pembangunan mental dan spiritual.
Menurut Amsakar, momentum pasca-Ramadan dan Halalbihalal adalah saat yang tepat bagi seluruh elemen warga untuk menyatukan visi dan menghapus segala perbedaan yang mungkin terjadi di masa lalu.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, kami memohon maaf lahir dan batin. Mari kita bersihkan hati, bangun Batam dengan semangat kebersamaan, dan yang terpenting, jauhi prasangka negatif yang hanya akan merugikan kita semua,” ujar Amsakar dengan nada penuh kekeluargaan.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai positif yang telah ditempa selama bulan suci Ramadan harus tetap dijaga. Menurutnya, stabilitas sosial dan suasana kota yang kondusif adalah modal utama bagi pemerintah untuk terus menggenjot pembangunan infrastruktur dan ekonomi.













