Sebagai bukti bahwa persatuan membuahkan hasil, Amsakar memaparkan sejumlah capaian signifikan Kota Batam. Di antaranya adalah realisasi investasi yang menembus angka Rp69,3 triliun serta keberhasilan menekan angka kemiskinan menjadi 3,81 persen.
Namun, ia mengingatkan bahwa “PR” besar seperti ketersediaan air bersih dan penanganan banjir masih membutuhkan sinergi kuat antara masyarakat dan pemerintah.
Salah satu langkah konkret yang sedang dijalankan adalah peningkatan kapasitas IPA Dam Sei Ladi menjadi 100 liter per detik untuk menjamin pasokan air bagi warga Batu Ampar hingga Bengkong.
“Jika kita terus terjebak dalam prasangka dan perbedaan, fokus kita untuk menuntaskan persoalan dasar seperti air dan banjir akan terganggu. Mari kita fokus pada solusi dan kerja nyata,” tambahnya.
Acara tersebut juga ditandai dengan peresmian Kantor Lurah Tanjung Sengkuang yang baru. Peresmian gedung ini menjadi simbol bahwa pelayanan publik harus terus berjalan maksimal dalam suasana yang harmonis.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah bersama warga, menciptakan suasana akrab yang mencerminkan pesan persatuan yang disampaikan sang Wali Kota sepanjang acara.













