harris
BatamViralZona Headline

Polisi Amankan 4 Remaja Kasus Bullying di Batam, Ibu Korban: Anak Saya Mau Dijual

972
×

Polisi Amankan 4 Remaja Kasus Bullying di Batam, Ibu Korban: Anak Saya Mau Dijual

Share this article
Empat remaja pelaku bullying viral di Batam diamankan polisi. (Foto: GudangBerita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Empat remaja diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Barelang, Jumat (1/3/2024). Hal ini terkait video viral aksi bullying yang terjadi. Keempatnya yakni RS, LS AR dan SR.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Yudi Arvian mengatakan masih mendalami keterangan pelaku dan korban. Ia menyebut kejadian pada Rabu, 28 Februari 2024 di kawasan Lucky Plaza, Nagoya, Kota Batam.

BACA JUGA:  Bawa Spirit 'DNA Pejuang', PWI Kepri Resmi Dilantik dan Siap Perkuat Sinergi Daerah

Ada dua orang menjadi korban bullying para remaja nakal tersebut. Salah satu korban yakni SC (17), gadis yang mengenakan baju hitam di video viral. Ia tampak ditendang di bagian kepala.

ā€œDari video yang kita lihat, pelakunya lebih dari dua orang. Empat orang sudah kita amankan, masih kami dalami perannya,ā€ kata Kapolsek Yudi.

BACA JUGA:  Terungkap! Bahlil Beberkan Penyebab Listrik Batam Lumpuh Total, Dari Petir hingga Kelelawar

Sejauh ini baru SC yang melapor. ā€œDalam video itu korban dua orang. Tapi laporan yang kita terima baru dari satu orang. Yakni SC, 17 tahun,ā€ ujarnya.

Dalam video itu tampak bullying yang dilakukan mengarah ke tindak penganiayaan. Korban ditampar, diinjak, dijambak dan ditendang kepalanya oleh pelaku.

Mirisnya lagi, pelaku malah tertawa dan merekam kejadian bahkan ia sempat berjoget di depan kamera.

BACA JUGA:  Batam Blackout Lebih dari 13 Jam: Listrik 98,8 Persen Pulih, PLN Buka Suara Soal Isu Serangan Siber Hingga Data Center

‘Dijual’ ke pria hidung belang

Ibunda SC tampak menangis saat dijumpai awak media di Mapolsek Lubuk Baja. Wanita itu mengatakan, SC anaknya membela sang adik yang mengadu bahwa ia akan dijual ke pria hidung belang oleh para temannya itu.