BatamBatam Punya CeritaHukumZona Headline

Misteri Kerangka Wanita Asal Karimun dan Biaya Autopsi Jenazah Rp 5 Juta oleh Polisi

1112
×

Misteri Kerangka Wanita Asal Karimun dan Biaya Autopsi Jenazah Rp 5 Juta oleh Polisi

Share this article
Nota biaya otopsi yang diberikan RS Bhayangkara Polda Kepri ke keluarga Almarhumah Fitriyani.(Foto: dok keluarga Fitriyani)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Misteri hilangnya Fitriyani (35), wanita asal Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri terkuak usai adanya penemuan kerangka di Kelurahan Teluk Air, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam.

Polisi mengidentifikasi kerangka itu ternyata Fitriyani yang hilang 1 tahun 3 bulan lalu. Keluarga mengaku ia ke Batam untuk bekerja.

Hanya saja, ada hal yang bikin keluarga pusing usai penemuan kerangka, Senin (11/12/2023). Mereka dibebankan Rp 5,2 juta oleh polisi terkait biaya autopsi yang sudah dilakukan di RS Bhayangkara Polda Kepri di Batam.

BACA JUGA:  Bahaya! Jalan Atas Terowongan Pelita Ambles, Ombudsman Kepri Desak BP Batam Gerak Cepat

“Bibi saya ditemukan tinggal kerangka pada Senin (11/12) kemarin di Setokok. Menurut penyidik almarhumah harus di autopsi. Jadi kami menunggu dan tadi malam selesai autopsi kami dimintai sejumlah biaya,” kata Jasman, Rabu (13/12/2023) via detikom.

Ia mengira awalnya hanya akan membiayai peti mayat saja, karena kondisi bibinya tinggal kerangka. Namun begitu disodorkan biaya autopsi dirinya kaget karena biaya mencapai Rp 5 juta lebih.

BACA JUGA:  Berawal dari Tangkap Basah Pengintip Pakaian Dalam, Polres Anambas Bongkar Jaringan Sabu

“Karena kondisi almarhumah tinggal kerangka ya kami juga sudah persiapan biaya peti mayat. Nah malam itu disodorkan biaya sebesar Rp 5,62 juta. Saya kaget, karena rinciannya ada tindakan autopsi, pemulasaran dan beberapa biaya lain,” ujarnya.