Gudangberita.co.id, Batam – Kasus kematian Tatap Limbong, bos koperasi asal Bengkong yang jasadnya ditemukan di semak-semak sekitar Jembatan I Barelang, Batam, akhirnya mulai menemui titik terang. Fakta baru terungkap setelah pihak keluarga menerima hasil otopsi dari penyidik Unit Reskrim Polsek Sagulung.
Menurut keterangan keluarga, penyidik menyampaikan bahwa Tatap Limbong diduga meninggal dunia akibat menenggak cairan pembersih keramik, yang ditemukan persis di samping jasadnya. Penemuan cairan tersebut menjadi petunjuk penting dalam kasus yang sempat menggemparkan warga Batam ini.
“Dari penyidik Unit Reskrim Polsek Sagulung disampaikan bahwa kematian Tatap murni bunuh diri. Cairan pembersih keramik ditemukan di lokasi kejadian dan cocok dengan barang yang ada di rumah korban,” ungkap Din Limbong, salah satu kerabat dekat korban, Senin (9/6/2025).
Lebih lanjut, Din mengungkap bahwa seorang tukang keramik yang pernah bekerja di rumah korban juga membenarkan kesamaan jenis cairan pembersih tersebut. “Cairan di lokasi TKP sama dengan yang biasa digunakan korban di rumahnya,” jelasnya.
Namun demikian, meski fakta ini telah disampaikan secara resmi oleh aparat kepolisian berdasarkan hasil forensik, pihak keluarga besar masih menyimpan tanda tanya besar soal motif di balik kematian Tatap Limbong.













