BatamKriminalZona Headline

Tahanan di Lapas Batam Bisnis Narkoba dari Balik Sel

269
×

Tahanan di Lapas Batam Bisnis Narkoba dari Balik Sel

Share this article
Konferensi pers penyelundupan narkotika jaringan internasional, Selasa (30/5/2023) di kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. (Kompas)
banner 468x60

Batam – J, inisial pria yang merupakan seorang narapidana di Lapas Batam. Identitasnya terungkap menjadi pengendali bisnis narkoba lintas negara usai dua orang ditangkap petugas di Bandara Soekarno-Hatta

Dua pelaku, MA (28) dan SU (29) ditangkap setelah terbukti menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat 12 kilogram dari Malaysia ke Lombok, NTB.

BACA JUGA:  Berawal dari Tangkap Basah Pengintip Pakaian Dalam, Polres Anambas Bongkar Jaringan Sabu

“Sudah ditetapkan menjadi tersangka. Yang bersangkutan sebagai pengendali. Karena dari pemeriksaaan saksi-saksi dan petunjuk itu (J) sebagai pengendalinya,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Kombes Henki dalam konferensi pers di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (30/5/2023).

Keberadaan J terungkap setelah polisi mengembangkan kasus MA dan SU. Ternyata, J merupakan seorang narapidana. “Sudah diperiksa (mendalam), J berada di lembaga pemasyarakatan di Batam,” kata Henki.

BACA JUGA:  Terkuak! Pemicu Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Diduga Akibat Taksi Hijau Terobos Perlintasan

Ketiganya ditetapkan menjadi tersangka dan dikenakan pasal berlapis terkait narkotika dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.

“Terhadap 3 tersangka tadi, kita kenakan Pasal 114, Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” ujar Henki.