BatamKarimunSingapuraZona Headline

Hanyut Antar Negara, Jenazah Misterius di Perairan Karimun Diduga Kru Kapal yang Hilang di Singapura: Identitas Mengarah ke Korban West Keppel Fairway

105
×

Hanyut Antar Negara, Jenazah Misterius di Perairan Karimun Diduga Kru Kapal yang Hilang di Singapura: Identitas Mengarah ke Korban West Keppel Fairway

Share this article
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah dari perairan Pulau Asam Karimun menggunakan kantong jenazah.
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah dari perairan Pulau Asam Karimun menggunakan kantong jenazah. (Foto: Basarnas)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Misteri hilangnya seorang kru kapal di perairan West Keppel Fairway, Singapura, pada 27 Maret 2026 lalu, tampaknya mulai menemui titik terang. Sesosok jenazah ditemukan mengapung di perairan Pulau Asam, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Senin (30/3/2026).

Jenazah tersebut diduga kuat merupakan korban kecelakaan laut (Man Overboard) yang selama ini dicari oleh otoritas Singapura namun terbawa arus hingga masuk ke wilayah perairan Indonesia.

BACA JUGA:  Ayah Angkat di Sagulung Tega Cabuli Putrinya, Tepergok Pemilik Kos Tanpa Busana di Kamar

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengonfirmasi bahwa informasi awal diterima dari pihak Kepolisian terkait adanya mayat yang terapung di perairan Pulau Asam.

Berdasarkan data awal dan ciri-ciri fisik, korban mengarah pada insiden kecelakaan laut yang terjadi di Singapura tiga hari silam. Sebelumnya, Port Operations Control Centre (POCC/MPA) dan Police Marine Singapore telah melakukan pencarian intensif namun tidak membuahkan hasil.

BACA JUGA:  Buron! Ini Tampang Khumaidi Siroj, Pria yang Tipu Eks Bupati Natuna Rp3 Miliar

“Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan. Jenazah berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan saat ini sudah berada di RSUD Karimun,” ujar Fazzli.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dengan melibatkan sinergi dari Basarnas, Kepolisian, dan instansi terkait. Jenazah yang ditemukan dalam kondisi mengapung langsung diamankan menggunakan kantong jenazah untuk menjaga integritas fisik korban sebelum dilakukan autopsi.