Saat ini, fokus utama adalah memastikan identitas pasti korban. Kantor SAR Tanjungpinang terus membangun komunikasi intensif dengan otoritas Singapura guna mencocokkan data kru kapal yang dilaporkan hilang tersebut.
“Kami masih menunggu hasil identifikasi medis di RSUD Karimun untuk memastikan apakah benar ini adalah korban yang hilang di Singapura,” tambah Fazzli.













