BatamZona Headline

Waduk Mengering, BP Batam Akui Ketahanan Air Hanya Tersisa 4 Bulan Lagi

103
×

Waduk Mengering, BP Batam Akui Ketahanan Air Hanya Tersisa 4 Bulan Lagi

Share this article

Persiapan Skema Rationing Air BP Batam Menghadapi Puncak Kemarau El Nino 2026

Peninjauan Waduk BP Batam
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, meninjau kondisi dua waduk yang mengalami penurunan volume air cukup signifikan, Kamis (26/3/2026).
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Sinyal darurat krisis air bersih resmi menyala di Kota Batam. Fenomena El Nino yang memicu kemarau panjang telah menguras cadangan air di sejumlah waduk utama hingga ke level yang mengkhawatirkan.

BP Batam mengungkapkan bahwa dalam kondisi saat ini, ketahanan air baku di waduk-waduk tersebut diperkirakan hanya mampu bertahan hingga empat atau lima bulan ke depan.

BACA JUGA:  Bukan Menolak, Pemko Batam Tengah Kaji Efisiensi Anggaran Sebelum Terapkan WFH ASN

Penyusutan paling drastis terjadi di Waduk Mukakuning yang elevasinya merosot hingga 2,4 meter di bawah batas normal. Kondisi serupa membayangi Waduk Nongsa yang menyusut 1,2 meter dan Waduk Sei Harapan yang turun 51 sentimeter.

Anggota Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengakui bahwa pihaknya kini berada dalam posisi waspada tinggi. Jika curah hujan tidak segera turun dalam intensitas normal, stok air baku yang menjadi tumpuan ratusan ribu warga dan industri di Batam akan mencapai titik nadir pada pertengahan tahun ini.

BACA JUGA:  Bikin Merinding, Ini Alasan Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Diana di Dua Tempat Berbeda

“Setelah kami cek, ketahanan air di masing-masing waduk masih aman hingga 4 dan 5 bulan ke depan,” ujar Ariastuty saat meninjau lokasi, Kamis (26/3/2026).

Meskipun BP Batam mengklaim suplai saat ini masih dibantu oleh Waduk Duriangkang dan Tembesi, angka “4 bulan” menjadi peringatan keras bagi warga untuk segera melakukan langkah penghematan ekstrem.