BatamZona Headline

Waduk Mengering, BP Batam Akui Ketahanan Air Hanya Tersisa 4 Bulan Lagi

133
×

Waduk Mengering, BP Batam Akui Ketahanan Air Hanya Tersisa 4 Bulan Lagi

Share this article

Persiapan Skema Rationing Air BP Batam Menghadapi Puncak Kemarau El Nino 2026

Peninjauan Waduk BP Batam
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, meninjau kondisi dua waduk yang mengalami penurunan volume air cukup signifikan, Kamis (26/3/2026).
banner 468x60

Sebagai langkah darurat, BP Batam mulai mematangkan rencana Rationing Air. Skema penggilirian aliran ini disiapkan sebagai upaya terakhir untuk memperpanjang napas ketersediaan air baku jika kekeringan terus berlanjut.

“Apabila fenomena El Nino ini masih berlangsung lama, kami telah menyiapkan langkah-langkah penting, salah satunya melakukan rationing air dengan skema terbaik,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pemko Batam Siapkan Mega Proyek Jalan Lingkar 43 Km Senilai Rp799 Miliar, Ini Rincian Rutenya

Langkah ini diprediksi akan berdampak signifikan pada aktivitas rumah tangga dan operasional industri di Batam, yang selama ini sangat bergantung pada kestabilan pasokan air waduk.

Krisis ketersediaan air ini kian diperparah dengan maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA). Cuaca panas dan angin kencang membuat area tangkapan air yang mengering menjadi sangat mudah terbakar.

BACA JUGA:  Saling Klaim & Disinformasi Memanas di Rempang: Spanduk Warga Diduga Diedit Buzzer, BP Batam Buka Suara

BP Batam mencatat beberapa titik di sekitar waduk sempat dilalap api, yang secara langsung merusak ekosistem penahan air dan mempercepat penguapan air waduk. Warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu api, seperti membuang puntung rokok sembarangan di area kering.