BatamLayanan Publik

PLN Batam Tegaskan Penyesuaian Tarif Listrik Hanya untuk Golongan Mampu dan Pemerintah, Hanya 7,49% Pelanggan Terdampak

48
×

PLN Batam Tegaskan Penyesuaian Tarif Listrik Hanya untuk Golongan Mampu dan Pemerintah, Hanya 7,49% Pelanggan Terdampak

Share this article
Forum diskusi publik bertajuk “Sinergi dan Kolaborasi dalam Mendukung Keberlangsungan Energi” di Kantor Korporat PLN Batam, Senin (30/6/2025). (Foto: Dok. PLN Batam)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – PT PLN Batam menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment) hanya diberlakukan secara selektif dan menyasar pelanggan rumah tangga mampu (daya 3.500 VA ke atas) serta golongan pelanggan pemerintah (P1, P2, dan P3).

Hal ini diungkapkan dalam forum diskusi publik bertajuk “Sinergi dan Kolaborasi dalam Mendukung Keberlangsungan Energi”, yang digelar pada Senin (30/6) di Kantor Korporat PLN Batam.

BACA JUGA:  Sidang Lanjutan Pembunuhan Berencana Calon LC Batam Digelar 3 Agustus 2026, 4 Pelaku Terancam Hukuman Mati

Diskusi yang dihadiri oleh pelanggan dari berbagai wilayah Batam, jajaran direksi PLN Batam, hingga pejabat nasional dan daerah ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan pemahaman publik atas kebijakan tarif terbaru.

“Penyesuaian ini sangat selektif dan hanya berdampak pada 7,49% dari total pelanggan PLN Batam,” ujar Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo.

BACA JUGA:  Saling Klaim & Disinformasi Memanas di Rempang: Spanduk Warga Diduga Diedit Buzzer, BP Batam Buka Suara

“Besarannya pun hanya naik 1,43% dari tarif sebelumnya.”

PLN Batam Tak Disubsidi Pemerintah, Tarif Perlu Disesuaikan untuk Menjaga Layanan

Dalam sambutannya, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu, menyampaikan bahwa PLN Batam sebagai entitas yang beroperasi secara mandiri tanpa subsidi pemerintah, menghadapi selisih antara biaya pokok penyediaan listrik dan tarif yang dibayar pelanggan.

BACA JUGA:  Bukan Cuma Imbauan! Ini Aturan Baru Rekrutmen Kerja di Batam yang Wajib Diketahui Pencari Kerja