Gudangberita.co.id, Batam – PT PLN Batam menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment) hanya diberlakukan secara selektif dan menyasar pelanggan rumah tangga mampu (daya 3.500 VA ke atas) serta golongan pelanggan pemerintah (P1, P2, dan P3).
Hal ini diungkapkan dalam forum diskusi publik bertajuk “Sinergi dan Kolaborasi dalam Mendukung Keberlangsungan Energi”, yang digelar pada Senin (30/6) di Kantor Korporat PLN Batam.
Diskusi yang dihadiri oleh pelanggan dari berbagai wilayah Batam, jajaran direksi PLN Batam, hingga pejabat nasional dan daerah ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan pemahaman publik atas kebijakan tarif terbaru.
“Penyesuaian ini sangat selektif dan hanya berdampak pada 7,49% dari total pelanggan PLN Batam,” ujar Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo.
“Besarannya pun hanya naik 1,43% dari tarif sebelumnya.”
PLN Batam Tak Disubsidi Pemerintah, Tarif Perlu Disesuaikan untuk Menjaga Layanan
Dalam sambutannya, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu, menyampaikan bahwa PLN Batam sebagai entitas yang beroperasi secara mandiri tanpa subsidi pemerintah, menghadapi selisih antara biaya pokok penyediaan listrik dan tarif yang dibayar pelanggan.













