BatamBatam Punya CeritaHukumZona Headline

Dilaporkan Hilang, Remaja-remaja Asal Sumut Terjerat Sindikat Prostitusi Online di Batam: Dijadikan “Cewek MiChat”

2719
×

Dilaporkan Hilang, Remaja-remaja Asal Sumut Terjerat Sindikat Prostitusi Online di Batam: Dijadikan “Cewek MiChat”

Share this article
MiChat. (ilustrasi)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Remaja asal Pematang Siantar, Sumatera Utara, yang sebelumnya dilaporkan hilang, ditemukan di Batam dalam kondisi mengenaskan—terlibat dalam jaringan prostitusi online melalui aplikasi MiChat.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan orang tua korban ke polisi, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Unit VI PPA Satreskrim Polresta Barelang.

Dari hasil penyelidikan, korban diketahui dibawa ke Batam oleh seorang wanita bernama Manda yang menjebaknya menjadi pekerja seks komersial.

BACA JUGA:  Tega Rampas HP Anak 6 Tahun di Kawasan Top 100 Sagulung, Dua Pemuda Diringkus Tim URC

“Kami kehilangan adik kami, lalu dapat informasi dia dibawa ke Batam. Ternyata dia dijebak untuk melayani pria lewat aplikasi MiChat,” ujar salah satu anggota keluarga korban saat ditemui di Mapolresta Barelang.

Polisi lalu menggerebek sebuah kamar di Hotel Gloris, kawasan Nagoya, Batam, Kamis (1/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam operasi itu, diamankan sembilan perempuan yang diduga menjadi korban, beberapa di antaranya masih di bawah umur. Polisi juga menangkap seorang mucikari bernama Meme Lona.

BACA JUGA:  Bikin Sejarah! AMPP - Vinnex Coatindo, Blaster & Painter Competition 2026 Pertama di Indonesia

Dari ponsel mucikari, polisi menemukan aplikasi MiChat yang digunakan untuk menjajakan para korban, termasuk foto-foto korban asal Pematang Siantar tersebut.

“Di handphone muncikari ada foto adik saya dijajakan ke pria-pria. Kami sangat terpukul,” ucap sang kakak.