BatamBatam Punya CeritaZona Headline

Tragis! Penjual Tisu Kungfu di Batam Diborgol dan Dianiaya Oknum Petugas Dinsos

1339
×

Tragis! Penjual Tisu Kungfu di Batam Diborgol dan Dianiaya Oknum Petugas Dinsos

Share this article
Abdullah penjual tisu yang viral di Batam kini kabar terbaru mendapat perlakuan kasar dari oknum petugas dinas sosial di jalan. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Muhammad Abdullah, seorang penjual tisu yang dikenal karena atraksi kungfunya di simpang Flyover Laluan Madani, mendadak menjadi perbincangan hangat setelah mengaku mengalami tindakan kekerasan dari petugas Dinas Sosial Kota Batam, Rabu (26/3/2025) sore.

Abdullah bukan sekadar penjual tisu biasa. Ia menarik perhatian pengendara dengan keahliannya memperagakan atraksi kungfu menggunakan tongkat dan double stick di sela-sela lampu merah. Aksi uniknya membuatnya viral di media sosial dan dikenal luas oleh warga Batam.

BACA JUGA:  Karang Taruna Batam Siap Suksesi, Permensos Nomor 9 Tahun 2025 Jadi Acuan Baru

Namun, kisah inspiratifnya berubah menjadi tragedi ketika ia mengaku dianiaya oleh sekelompok petugas Dinsos dan Satpol PP. Menurut pengakuannya, saat hendak mengambil peralatan atraksinya di dekat pos polisi simpang jam, ia didatangi sejumlah petugas yang langsung membentaknya.

“Saya tanya, saya kenapa, Pak? Tapi mereka ramai-ramai menyeret saya ke mobil. Saya melawan karena saya tidak bersalah,” tutur Abdullah.

BACA JUGA:  Janji Diana yang Tak Pernah Terwujud: Ingin Temui Buah Hati di Tanjung Bungsu Usai Lebaran

Ia mengklaim sempat diborgol, diseret, dan mengalami pemukulan hingga jatuh pingsan akibat ditabrak mobil. “Saya luka robek di kepala, telinga bagian belakang, dan terkilir. Saat sadar di pos polisi. Saya diselamatkan polisi di sana. Kalau mereka baik semua, kenal juga saya,” tambahnya.