BatamBatam Punya CeritaZona Headline

9 Fakta Baliho Kontroversial Prabowo-Gibran di Landmark Welcome To Batam

574
×

9 Fakta Baliho Kontroversial Prabowo-Gibran di Landmark Welcome To Batam

Share this article
Baliho Prabowo-Gibran di Landmark Kota Batam, Welcome To Batam. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id – Baliho raksasa Prabowo-Gibran dipasang di landmark kota, Welcome To Batam (WTB) yang berada di kawasan Bukit Clara, Batam Center itu, Minggu (31/12/2023). Hal ini kemudian disorot. Jagat media sosial pun heboh dengan baliho kontroversi itu

Berikut 9 Fakta yang dihimpun GudangBerita terkait baliho raksasa yang nangkring di WTB tersebut:

  1. Dipasang di dua Huruf O
BACA JUGA:  Satlantas dan Damkar Lingga Gerak Cepat Bersihkan Tumpahan Solar, Warga Diimbau Berhati-hati

Welcome To Batam adalah landmark kota yang berada di Bukit Clara, Batam Center. Sekilas ia mirip Hollywood Sign yang ada di Los Angeles, AS. Bagi turis yang baru datang di Pelabuhan Batam Center, mereka akan disambut background pemandangan landmark ini ketika masih di kapal ferry saat akan merapat di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center.

BACA JUGA:  Cerita Darwin yang Selamat Saat Pohon Besar Menghantam Rumahnya

Baliho Prabowo-Gibran dipasang di dua huruf O yang berukuran 10 x 5 meter itu. Total panjang seluruh rangkaian tulisan Welcome to Batam adalah 120 meter.

  1. Jubir TKD Prabowo-Gibran malah tidak tahu siapa yang pasang

Menariknya Juru Bicara Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran, Afridun Jalil kaget dengan informasi tersebut.

“Astaghfirullah, itu siapa yang masang? Karena dari kami TKD sampai saat ini tidak ada rencana untuk memasang di lokasi itu. jadi dari awal kami tidak ada agenda pemasangan di situ,” kata Afriudin, Minggu (31/12/2023) via detikom.

BACA JUGA:  Rayu Konjen Tiongkok, Pemko Batam Pertaruhkan Pertumbuhan Industri pada Keandalan Air dan Listrik

Arifudin mengatakan baliho dan spanduk Prabowo-Gibran yang dipasang di sejumlah di Batam dan Kepri dirasanya sudah cukup. Sehingga pihaknya tak memiliki alasan untuk memasang di lokasi tersebut.