Polisi juga dikabarkan menelusuri pengelola tangkahan di kawasan Tering Bay.
Aksi tegas aparat kepolisian ini direspons positif oleh warga pesisir Nongsa yang selama ini mengeluhkan kerusakan lingkungan dan gangguan aktivitas akibat tambang pasir ilegal di wilayah mereka.
Kendati demikian, masyarakat mendesak agar penegakan hukum tidak berhenti pada penindakan di lapangan saja, tetapi juga menyasar seluruh pihak yang terlibat, termasuk penyokong di balik aktivitas tersebut.
“Kami mengapresiasi penangkapan ini. Namun, jangan hanya kendaraan dan sopirnya saja yang ditindak. Pihak yang mengelola hingga yang berada di belakang aktivitas ini harus diproses hukum agar ada efek jera,” ujar, Rivan salah seorang warga lokal yang menyaksikan proses pengamanan.













