harris
BatamPropertiZona Headline

Jangan Mau Dibohongi! Ini Cara Cek Harga Resmi Rumah Subsidi Agar Tak Jadi Korban Permainan Harga

101
×

Jangan Mau Dibohongi! Ini Cara Cek Harga Resmi Rumah Subsidi Agar Tak Jadi Korban Permainan Harga

Share this article
rumah subsidi batam
Foto: ilustrasi
banner 468x60

Jika perumahan tidak terdaftar di SiKumbang, itu adalah bendera merah (red flag) besar!

  1. Pahami Komponen yang Boleh dan Tidak Boleh DibayarSeringkali “permainan” harga terjadi pada biaya tambahan.

Ingat aturan ini:

Boleh Dibayar: Harga unit rumah, biaya BPHTB (Pajak Pembeli), biaya Akta Jual Beli (AJB), dan biaya akad kredit di Bank.

Dilarang: Pengembang dilarang keras memungut biaya peningkatan mutu bangunan secara paksa yang menaikkan harga di atas plafon subsidi. Rumah subsidi harus dijual dalam kondisi siap huni sesuai standar pemerintah.

  1. Cek Luas Bangunan dan TanahRumah subsidi memiliki standar baku:
BACA JUGA:  PLN Batam Bergerak Cepat Pulihkan Pemadaman Massal, Fasilitas Publik Jadi Prioritas Utama

Luas Bangunan: Minimal 21 M2 hingga maksimal 36 M2.

Luas Tanah: Minimal 60 M2 hingga maksimal 200 M2.

Jika Anda ditawari rumah subsidi dengan luas di bawah atau di atas itu dengan harga yang tidak masuk akal, segera koordinasi dengan Dinas Perkimtan.

  1. Bandingkan dengan Pengembang Lain

Jangan terpaku pada satu lokasi.

BACA JUGA:  Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Menggantung, Wali Kota Batam Investigasi Dugaan Pabrik Kabur ke Bekasi

Di Batam, area seperti Piayu, Nongsa, dan Batu Aji memiliki banyak pengembang rumah subsidi. Jika harga di satu pengembang (misalnya di Sekupang) jauh lebih tinggi untuk tipe yang sama, tanyakan rincian biayanya secara tertulis.

CATATAN PENTING: Jika Anda merasa ada kejanggalan harga, jangan ragu untuk melapor ke Komisi I DPRD Kota Batam atau melalui organisasi perlindungan konsumen.

BACA JUGA:  Pasar Tos 3000 Batam Gempar, Pria Asal Bengkong Tega Tebas Kepala Pengunjung Pagi Hari

Sesuai hasil RDPU terbaru, pemerintah dan dewan berkomitmen untuk menyikat habis praktik “harga gaib” yang memberatkan rakyat kecil.