NusantaraZona Headline

Terungkap: 5 Fakta Mengerikan Kasus Serial Killer Mahasiswi di Padang, Pelaku Sempat Mutilasi dan Buang ke Sumur

710
×

Terungkap: 5 Fakta Mengerikan Kasus Serial Killer Mahasiswi di Padang, Pelaku Sempat Mutilasi dan Buang ke Sumur

Share this article
Pria pelaku pembunuhan dan mutilasi yang hebohkan warga sekitar Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar ditangkap. (Foto: ist)
banner 468x60
  1. Pelaku Ternyata Seorang Pembunuh Berantai

Saat diperiksa secara intensif, Satria Johanda mengaku telah membunuh dua perempuan lain tahun lalu. Mereka adalah Siska Oktavia Rusdi alias Cika (23) dan Adek Gustiana (24).

Kedua korban dibuang ke dalam sumur tua di kawasan Pasar Usang, lalu ditutup agar jejaknya tidak ditemukan.

Berbeda dari Septia, dua korban sebelumnya tidak dimutilasi, namun tetap dibunuh dengan kejam.

  1. Semua Korban adalah Mahasiswi di Kota Padang
BACA JUGA:  Harga Avtur Naik Signifikan, Benarkah Jumlah Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Mulai Merosot?

Yang makin memilukan, ketiga korban ternyata merupakan mahasiswi dari kampus swasta di Kota Padang. Mereka semua perempuan muda yang dikenal aktif dan memiliki banyak teman.

Hal ini menunjukkan adanya pola sasaran tertentu dari pelaku terhadap perempuan muda yang berpendidikan dan mungkin memiliki hubungan pertemanan dengannya.

  1. Pelaku Berstatus Satpam dan Telah Ditangkap Polisi
BACA JUGA:  Polda Kepri Bongkar Mafia BBM Subsidi di Batam, Modus 'Surat Sakti' Rugikan Negara Ratusan Juta

Satria Johanda diketahui bekerja sebagai sekuriti di salah satu perusahaan. Ia ditangkap polisi pada Kamis (19/6/2025) dini hari dan kini tengah menjalani pemeriksaan mendalam.

“Pelaku mutilasi yang tiga hari terakhir menghebohkan. Tersangka dengan inisial SJ telah kita amankan,” ujar Kapolres.

Salah satu korban, Siska Oktavia dikabarkan merupakan pacar pelaku. Sedangkan Adek Gustiana merupakan teman Siska.

BACA JUGA:  Lawan Impunitas, Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Kepri Resmi Terbentuk di Batam

Polisi sedang mendalami motif lain dari kasus pembunuhan ini. Apakah tiga kasus pembunuhan yang dilakukan pelaku punya benang merah yang sama hingga menjadi pembunuhan berantai.