KarimunZona Headline

Terancam Dihapus, Pedagang Pasar Sore Puan Maimun Ancam “Serbu” Kantor Bupati Karimun

106
×

Terancam Dihapus, Pedagang Pasar Sore Puan Maimun Ancam “Serbu” Kantor Bupati Karimun

Share this article
Pasar Sore di Pasar Puan Maimun, Kabupaten Karimun. (Foto: Edo)
banner 468x60

Saat ini, sekitar 65 pedagang Pasar Sore secara tegas menolak rencana tersebut. Mereka menilai lokasi baru tidak strategis dan berpotensi menurunkan pendapatan secara signifikan.

Pedagang menegaskan bahwa Pasar Sore memiliki segmen pembeli berbeda dengan pasar pagi. Selama ini, Pasar Sore melayani masyarakat yang baru memiliki waktu berbelanja setelah pulang kerja, seperti karyawan dan pegawai negeri sipil (PNS).

BACA JUGA:  Sempat Diisukan Lumpuh Akibat Asap, Manajemen Bandara Hang Nadim Batam Akhirnya Buka Suara

“Pasar Sore ini hadir untuk masyarakat yang pulang kerja sore. Kalau semua disatukan pagi hari, masyarakat dirugikan dan pedagang kehilangan pembeli,” kata Joko.

Kekecewaan pedagang memuncak karena rencana relokasi dinilai dilakukan tanpa dialog. Jika kebijakan tersebut tetap dipaksakan, para pedagang menyatakan siap melakukan aksi protes terbuka.

“Kalau tetap dipaksakan, kami akan berjualan di Kantor Dinas Bupati Karimun atau di Kediaman Dinas Bupati Karimun. Ini bentuk perlawanan kami,” tegas Joko.

BACA JUGA:  Sengketa Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang: Warga Bertahan, BP Batam Klaim Sesuai HPL

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Resdiana Sihotang. Ia mengaku tidak mengetahui secara jelas rencana pemindahan Pasar Sore karena tidak pernah ada pembahasan resmi dengan para pedagang.

“Kami tidak pernah diajak diskusi. Tahu-tahu ada rencana pemindahan. Dari sinilah penghasilan kami. Kalau mau ditata atau dirapikan, kami mendukung. Tapi kalau dihapus, kami menolak,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gambut Singkep Barat Masih Membara, Bahaya Terselubung Ini Berada 500 Meter dari Rumah Warga