Presiden Direktur PT ATB Benny Andrianto sendiri sudah lama menampik tudingan BP Batam soal pipa air yang sudah tak layak saat diserahterimakan ke BP Batam
Ia menyampaikan bahwa saat penyerahan aset pengelolaan air bersih kepada BP Batam di akhir masa konsesi telah diverifikasi, dan divalidasi oleh pihak yang berkompeten yakni PT Surveyor Indonesia, dan dinyatakan dalam kondisi baik ,dan berfungsi normal.
“Lebih dari itu semua pipa menuju kearah Batuaji, Sagulung, Tanjunguncang, dan Batam Centre termasuk kelompok pipa baru yang berumur kurang dari 10 tahun. Hal ini dapat dimaklumi, karena pemasangan pipa mengikuti pertumbuhan penduduk yang sedang berkembang pada daerah tersebut,” terang Benny pada 14 November 2022 lalu, melalui keterangan tertulisnya.
Sebagai informasi tambahan, ATB menyerahkan pengelolaan SPAM di Batam kepada BP Batam dalam kondisi sangat optimal dari sisi kualitas, kuantitas, dan kontinyuitas, dan hingga tahun 2020 Batam masih merupakan kota dengan layanan air terbaik di Indonesia.
Hal ini terlihat saat serah terima dilakukan, kontinyuitas suplai air bersih di Batam adalah 23,7 jam perhari, dengan kuantitas suplai rata-rata 160 liter/orang/hari.
Capaian ini berada di atas ketentuan Permen PU dimana di dalamnya menyatakan bahwa: Standar Kebutuhan Pokok Air Minum adalah kebutuhan air sebesar 10 meter kubik/kepala keluarga/bulan, atau 60 liter/orang/hari.
Selain itu ATB juga telah berhasil memenuhi kualitas air bersih sesuai standar badan dunia (WHO), dan menjangkau cakupan layanan mencapai 99,7%, dan berhasil menekan tingkat kehilangan air hingga 14% yang merupakan terendah se-Indonesia untuk kelas pelanggan di atas 250.000.
“Kami serahkan pengelolaan SPAM kepada BP Batam dalam kondisi terbaik. Bahkan, tidak ada outstanding pengaduan pelanggan, dan sambungan rumah pada saat itu,” katanya.
Oleh sebab itu, pernyataan Kepala BP Batam Muhammad Rudi terkait kondisi aset yang sudah tidak berfungsi dengan baik menjadi penyebab utama kendala suplai air bersih dianggap tidak tepat.
Selanjutnya: ATB sarankan SPAM Batam fokus cari solusi konstruktif..













