BatamNasionalZona Headline

Tak Hanya Pabrik Kaca, Xinyi Mau Investasi Besar di Rempang

305
×

Tak Hanya Pabrik Kaca, Xinyi Mau Investasi Besar di Rempang

Share this article
Konferensi Pers Percepatan Pengembangan Investasi Ramah Lingkungan di Kawasan Rempang, Kota Batam oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Senin (25/9/2023). (Foto: CNBC)
banner 468x60

“Jadi tidak sendiri, ini Xinyi Group, dan ini kita bicara ekosistem. Karena ke depan kita bicara tentang green energy, hampir semua dunia itu butuh solar panel. 80% dari industrinya ini diekspor, made in Indonesia. Jadi ini bukan konsumsi dalam negeri 80% ekspor,” tegasnya.

Dengan adanya ecositem pembangunan industri yang mengelola hilirisasi pasir kuarsa di Rempang, dia memastikan akan ada keuntungan ekonomi bagi masyarakat Indonesia. Keuntungan itu di antaranya dari sisi nilai tambah ekspor hingga peningkatan nilai tambah neraca perdagangan seperti hilirisasi nikel.

BACA JUGA:  Kasus Pembobolan Toko Emas di Natuna, Pelaku Mendadak 'Amnesia' Saat Rekonstruksi, Ada Hubungan Apa dengan Wanita Penadah?

“Keuntungan ekonominya kalau proses ini jalan, Pertama selama ini kita ekspor pasir silika dan pasir kuarsa ke luar negeri, ke China, Korea, ke mana. Ini kan sama dengan nikel. Dulu nikel kita larang ekspor, orang demo saya juga satu setengah bulan di sini,” ungkapnya.

“Nilai ekspor kita waktu itu US$ 3,3 miliar, begitu kita stop ekspor ore nikel sekarang sudah menjadi US$ 33 miliar ekspor kita karena sudah barang jadi, berapa lapangan pekerjaan kita dapat, berapa pendapatan negara yang lebih, berapa multiplier effect yang terjadi akibat industri dalam negeri, berapa nilai tambah yang kita dapatkan neraca perdagangan kita,” ucap Bahlil.