Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Facebook Page
  • Instagram
  • Video
  • Batam
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
News Update
Akhir Tragis Pasien Ambeien RS Awal Bros Batam: Dewi Meninggal Dunia, Autopsi Dilakukan Usai Temuan Selang Ventilator Terputus Akhir Tragis Pasien Ambeien RS Awal Bros Batam: Dewi Meninggal Dunia, Autopsi Dilakukan Usai Temuan Selang Ventilator Terputus
KM Putra Buluh Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Bintan: Kapal Terbelah Dua, 4 ABK Hilang dan 1 Selamat KM Putra Buluh Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Bintan: Kapal Terbelah Dua, 4 ABK Hilang dan 1 Selamat
Dipolisikan Kasus Dugaan Malpraktik, RS Awal Bros Botania Buka Suara Soal Penanganan Pasien DSS Dipolisikan Kasus Dugaan Malpraktik, RS Awal Bros Botania Buka Suara Soal Penanganan Pasien DSS
Operasi Ambeien Berujung Koma, RS Awal Bros Botania Batam Dipolisikan atas Dugaan Malpraktik Operasi Ambeien Berujung Koma, RS Awal Bros Botania Batam Dipolisikan atas Dugaan Malpraktik
Bareskrim Polri Penggerebekan Kelab Malam di Batam: 32 Orang Diamankan, Manajemen Diduga Terlibat Narkoba Bareskrim Polri Penggerebekan Kelab Malam di Batam: 32 Orang Diamankan, Manajemen Diduga Terlibat Narkoba

Pabrik Kaca

Tak Hanya Pabrik Kaca, Xinyi Mau Investasi Besar di Rempang
Batam

Tak Hanya Pabrik Kaca, Xinyi Mau Investasi Besar di Rempang

27/09/202327/09/2023
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Aksi Biadab Banting Balita Viral di Kepri: Dinsos Lingga & UPTD PPPA Tanjungpinang Lacak Pelaku
    07/08/202607/08/2026 1501
  • 2
    Gegera Video Viral Banting Balita, Rumah Terduga Pelaku di Bintan Residence Tanjungpinang Diserbu Warga
    07/08/202607/08/2026 563
  • 3
    Sempat Dikira Lenyap Tanpa Jejak, Keberadaan 4 ABK Kapal Ikan Asal Anambas Akhirnya Terkuak!
    08/08/202608/08/2026 192
  • 4
    Dua HSC Kabur, Hoslan Ditangkap, Siapa Aktor di Balik 1,6 Ton Timah Ilegal di Pulau Pekajang ?
    04/08/202604/08/2026 174
  • 5
    Penyelundupan 1,6 Ton Timah Digagalkan TNI AL di Perairan Pekajang, Diduga Melibatkan Jaringan Internasional
    04/08/202605/08/2026 132
  • 6
    Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Wajib Menang Lawan Singapura Demi Tiket Semifinal
    07/08/202607/08/2026 132
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Pengusutan dugaan kelalaian medis di Rumah Sakit A Pengusutan dugaan kelalaian medis di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam memasuki babak baru yang kian memanas usai Dewi Sartika Sitinjak (24), pasien yang sempat koma pascaoperasi ambeien, dinyatakan meninggal dunia. Tak terima dengan kematian korban yang dinilai penuhtanda tanya, pihak keluarga mengambil langkah drastis dengan membawa jenazah Dewi ke RS Bhayangkara Polda Kepri pada Senin (10/8/2026) untuk menjalani proses autopsi. Tindakan ini diambil demi membongkar penyebab pasti kematian wanita muda tersebut sekaligus memperkuat bukti atas laporan dugaan malpraktik yang telah resmi dilayangkan ke Polresta Barelang.

Langkah hukum tersebut dipicu oleh rentetan kejanggalan krusial selama korban dirawat di ruang ICU, sebagaimana dibeberkan oleh kuasa hukum keluarga, Jendris Sihombing. Keluarga sempat mendapati selang ventilator korban terputus tanpa penjelasan memuaskan dari tim medis, di samping munculnya kejang-kejang usai pemberian suntikan obat misterius. Kecurigaan kian memuncak saat pihak rumah sakit menyerahkan surat keterangan kematian bertanggal mundur—yakni 8 Agustus 2026—serta terus menolak memberikan salinan dokumen rekam medis yang diminta oleh pihak keluarga.

Di tengah gelombang tuduhan tersebut, manajemen RS Awal Bros Botania yang sebelumnya mengklaim telah menjalankan penanganan sesuai SOP kini memilih bungkam dan menolak menemui awak media. Usai jalannya autopsi medis di RS Bhayangkara selesai, jenazah Dewi rencananya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Pulau Samosir, Sumatera Utara, untuk dimakamkan. Kini, seluruh harapan keluarga tertuju pada penyidik Polresta Barelang dan hasil autopsi medis guna menyingkap tabir kebenaran di balik tragedi yang menimpa Dewi.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Manajemen RS Awal Bros Botania Batam tegas membant Manajemen RS Awal Bros Botania Batam tegas membantah tuduhan kelalaian medis terkait kondisi Dewi Sartika Sitinjak (24), pasien operasi ambeien yang kini terbaring koma di ruang ICU. Direktur RS Awal Bros Botania, dr. Retno Kusumo, MARS, menegaskan bahwa seluruh rangkaian tindakan medis yang diberikan kepada korban—mulai dari pemeriksaan awal, proses pembedahan, hingga penanganan pascaoperasi—telah dijalankan sesuai dengan indikasi klinis, standar operasional, dan mengantongi persetujuan tertulis (informed consent) dari pihak keluarga.

Pernyataan resmi ini dikeluarkan guna merespons laporan dugaan malpraktik yang dilayangkan pihak keluarga korban ke Polresta Barelang. Pihak keluarga sebelumnya menuding adanya malpraktik setelah Dewi mengalami kejang-kejang dan tidak sadarkan diri usai menerima suntikan obat secara beruntun, yang disusul temuan hasil laboratorium terkait dugaan kerusakan pada organ jantung, hati, dan ginjal. Keluarga menilai penjelasan rumah sakit mengenai reaksi alergi obat tidak masuk akal serta mempertanyakan urgensi pemberian dosis obat tersebut secara mendadak.

Menanggapi sorotan publik dan langkah hukum tersebut, RS Awal Bros Botania mengimbau masyarakat serta media untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum ada evaluasi menyeluruh dari pihak yang kompeten. Manajemen menegaskan bahwa keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama dan pihak rumah sakit senantiasa kooperatif serta menjamin keterbukaan informasi perkembangan medis korban kepada pihak keluarga, sembari menunggu proses evaluasi dan penyelidikan berjalan.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Kasus dugaan kelalaian medis di Batam berbuntut pa Kasus dugaan kelalaian medis di Batam berbuntut panjang ke jalur hukum. Pihak keluarga Dewi Sartika Sitinjak (24) resmi melaporkan manajemen RS Awal Bros Botania ke Polresta Barelang setelah korban mendadak kejang dan koma di ruang ICU pascaoperasi ambeien pada 28 Juli 2026. Langkah hukum ini ditempuh lantaran keluarga menilai ada ketidakberesan dalam penanganan medis, terutama setelah korban yang sempat bugar dan melakukan video call mendadak kritis usai menerima tiga kali suntikan obat secara beruntun dari perawat.

Kuasa hukum korban, Jendris Sihombing, membeberkan bahwa kejanggalan kian menguat usai keluarga menerima dokumen hasil laboratorium via email yang mengindikasikan adanya kerusakan fatal pada organ vital Dewi, meliputi jantung, hati, dan ginjal. Pihak keluarga mempertanyakan urgensi pemberian obat secara bertubi-tubi tersebut serta menolak penjelasan rumah sakit yang berdalih adanya kemungkinan alergi obat. Tak terima dengan kondisi korban yang tak kunjung sadarkan diri, keluarga menuntut pengusutan tuntas atas dugaan malpraktik tersebut secara pidana.

Menanggapi laporan polisi yang merembet ke ranah publik, Direktur RS Awal Bros Botania, dr. Retno Kusumo, MARS, menegaskan bahwa seluruh tindakan medis dan pemberian obat kepada pasien telah dijalankan sesuai standar operasional serta mengantongi persetujuan (informed consent). Pihak manajemen menyatakan komitmennya untuk kooperatif dan mengimbau masyarakat serta media agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya hasil evaluasi resmi dari lembaga yang berwenang, sementara proses penyelidikan di Polresta Barelang kini terus berjalan.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Tim gabungan Bareskrim Polri bertindak tegas memut Tim gabungan Bareskrim Polri bertindak tegas memutus rantai peredaran gelap narkotika dengan menggerebek tempat hiburan malam HH Club Planet 3.0 Pub & KTV di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (10/8/2026) dini hari pukul 01.00 WIB. Operasi berskala besar ini diterjunkan langsung oleh Subdit IV Dittipidnarkoba bersama Satgas NIC Bareskrim Polri di bawah pimpinan Kombes Handik Zusen, Kombes Kevin Leleury, serta AKBP Titus Yudho Ully. Dari hasil tindakan di lapangan, petugas sukses mengamankan 32 orang yang terdiri atas jajaran tersangka dan saksi beserta barang bukti narkotika.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengonfirmasi pengungkapan kasus tersebut sekaligus membeberkan temuan krusial di lapangan. Pihaknya mendapati indikasi kuat bahwa praktik peredaran barang haram tersebut tidak bergerak secara mandiri oleh oknum pengunjung semata, melainkan diduga diotaki atau melibatkan jajaran manajemen pengelola kelab malam itu sendiri. Ketegasan Polri dalam menyasar pihak pengelola menjadi sinyal keras bahwa tempat hiburan tidak boleh dijadikan sarang maupun kedok peredaran narkoba.

Saat ini, seluruh saksi dan tersangka yang terjaring dalam penggerebekan masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing serta membongkar jaringan yang menaunginya. Pihak Bareskrim Polri memilih untuk menahan rincian kronologi dan jenis barang bukti yang disita hingga seluruh proses interogasi awal rampung. Keterangan pers resmi terkait detail kasus dan status hukum para pihak yang diamankan akan segera dirilis ke publik setelah tim penyidik menyelesaikan tahapan pemeriksaan awal.

#batam #batamhits #batamhits_ #hhclub
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
  • PIALA DUNIA 2026
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Perspektif
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer