BP Batam

Batam Terancam ‘Ganti Air Laut Jadi Air Minum’, Dompet Warga Sudah Siap?

12
×

Batam Terancam ‘Ganti Air Laut Jadi Air Minum’, Dompet Warga Sudah Siap?

Share this article
BP Batam berupaya untuk memaksimalkan program reboisasi serta pelindungan dan pelestarian Daerah Tangkapan Air (DTA).
BP Batam berupaya untuk memaksimalkan program reboisasi serta pelindungan dan pelestarian Daerah Tangkapan Air (DTA).
banner 468x60

Di atas kertas, gagasan “Menyuling Air Laut” terdengar sangat solutif. Batam dikelilingi lautan luas, sehingga secara teori pasokan air baku tidak akan pernah habis. Namun, membalikkan air asin menjadi air minum bukan tanpa konsekuensi finansial yang berat.

Teknologi SWRO dikenal secara global sebagai metode pengolahan air paling mahal. Proses desalinasi membutuhkan daya listrik ekstra besar untuk mendorong air laut menembus membran filter bertekanan tinggi.

BACA JUGA:  Bundaran Hang Nadim Kini Diberi Nama Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan Yang Dipertuan Muda V: Dirancang dengan Desain Tanjak dan Tepak Sirih

Tiga beban utama yang membayangi wacana SWRO di Batam meliputi:

Investasi Modal (CapEx) Fantastis: Pembangunan instalasi pengolahan SWRO membutuhkan dana hingga triliunan rupiah untuk skala kota.

Biaya Operasional (OpEx) Tinggi: Penggunaan energi listrik skala besar membuat biaya produksi per meter kubik air laut melambung berlipat-lipat dibanding biaya pengolahan air waduk biasa.

BACA JUGA:  Maling Besi Terowongan Pelita Bikin Li Claudia Chandra 'Melow' Malam Minggu

Dampak ke Tarif Air Rumahtangga: Tanpa skema subsidi APBN atau APBD yang kuat, pembengkakan biaya produksi ini berpotensi dialihkan langsung ke tarif air bulanan masyarakat.

Mengapa Harus Sampai ‘Minum Air Laut’?

Keputusan memunculkan opsi SWRO sebenarnya menjadi cermin dari keterdesakan tata kelola air di Batam.

Selama bertahun-tahun, Daerah Tangkapan Air (DTA) di sekitar Waduk Duriangkang, Sei Ladi, hingga Mukakuning terus tergerus oleh pemukiman liar, penebangan pohon, dan kegiatan perambahan kawasan hutan resapan.