Hot NewsHukumNusantara

Srikandi Hukum atau Produk Gagal? Rekam Jejak Mentereng Danke Rajagukguk Berakhir di Tangan Kejagung

50
×

Srikandi Hukum atau Produk Gagal? Rekam Jejak Mentereng Danke Rajagukguk Berakhir di Tangan Kejagung

Share this article
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk (Dok instagram Kejari Karo)
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk (Dok instagram Kejari Karo)
banner 468x60

Gudangberita.co.id – Nama Danke Rajagukguk awalnya adalah simbol pendobrak tradisi di Tanah Karo. Sebagai perempuan pertama yang menduduki kursi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, ia memikul ekspektasi tinggi sebagai “Srikandi Hukum”.

Namun, belum genap satu tahun menjabat, narasi prestasi itu kini berubah menjadi tanda tanya besar: Apakah ia simbol kemajuan atau justru produk gagal dalam sistem promosi korps Adhyaksa?

BACA JUGA:  Babak Baru Mafia BBM Karimun: Polisi Ngaku Terganjal PN, Isu 'Tangkap Lepas' Merebak

Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menarik Danke ke Jakarta pada Minggu (5/4/2026) untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan pelanggaran etik berat.

Melihat ke belakang, profil Danke sebenarnya nyaris tanpa cela. Ia adalah “orang dalam” pusat yang pernah bertugas di Gedung Bundar (JAM Pidsus Kejagung), unit elit yang menangani kasus-kasus korupsi raksasa.

BACA JUGA:  Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 100 Ribu Benih Lobster senilai Rp10 Miliar di Batam, Modusnya Sembunyi di Koper Baju Bekas

Lulusan Universitas HKBP Nommensen ini merangkak dari bawah sejak 2007, melanglang buana dari Simalungun hingga Subang, sebelum akhirnya dipercaya memimpin Kejari Karo pada November 2025.

Namun, jam terbang tinggi di pusat ternyata bukan jaminan integritas di daerah. Penanganan kasus video profil desa dengan terdakwa Amsal Sitepu justru menjadi “lubang kubur” bagi kariernya.

BACA JUGA:  Diambil Alih Pusat, DPP LSM LIRA Kawal Kasus Pengrusakan Kantor di Kepri

Anomali Harta: Pejabat Tinggi dengan Kekayaan Minus