Perspektif

Singapura Bertahap Bangun Pelabuhan Kontainer Terbesar di Dunia, Bagaimana Nasib Batam?

852
×

Singapura Bertahap Bangun Pelabuhan Kontainer Terbesar di Dunia, Bagaimana Nasib Batam?

Share this article
Rancangan Tuas Megaport Singapura. (Foto: CNA)
banner 468x60

Pelabuhan di Tanjung Pinggir ini diproyeksikan akan lebih besar dari Pelabuhan Tanjung Priok dan akan diintegrasikan dengan Pelabuhan Kuala Tanjung.

Saat ini luas lahan yang ada di Tanjung Pinggir sebesar 94 hektare dan selanjutnya akan diperluas hingga 330 hektare dengan kedalaman airnya sekitar 40 meter.

Menhub, Budi Karya Sumadi menjelaskan, lokasi calon pelabuhan baru di Batam ini sangat strategis karena berhadapan langsung dengan pelabuhan besar di Singapura.

BACA JUGA:  Ancaman Mangkrak Nyata! Ini 4 Risiko Hukum yang Bisa Hentikan Pembangunan Pasar Induk Jodoh

Menhub menyatakan, pembangunan pelabuhan baru ini akan menggunakan skema Businnes to Business (B2B) sehingga tidak menggunakan APBN.

Pemerintah akan memberikan kesempatan kepada pihak swasta untuk berinvestasi dalam pembangunan pelabuhan baru ini.

“Kami regulator akan mengawal dan membuat timeline dan studi yang matang. Kita lakukan dengan tata kelola yang baik tetapi cepat. Kita harapkan sebelum 2024 pelabuhan ini sudah selesai dan sudah beroperasi,” ucap Menhub.

BACA JUGA:  Anomali Logistik Rp8,4 Triliun: Mengapa Narkoba Raksasa Diselundupkan Bersama Rokok Ilegal di Perairan Kepri?

Tentang Tuas Megaport, Pelabuhan Peti Kemas Terbesar di Dunia

Singapura mulai membangun Tuas Megaport yang diproyeksikan menjadi pelabuhan peti kemas terbesar di dunia, seperti dilansir Channel News Asia beberapa waktu lalu.

Dalam peletakan batu pertama, Perdana menteri Singapura Lee Hsien Long mengatakan, Tuas Megaport akan memiliki kapasitas dua kali lipat dari kapasitas pelabuhan yang ada saat ini sebesar 36 juta TEUs per tahun (setara dengan peti kemas 20 feet).

BACA JUGA:  Anomali Logistik Rp8,4 Triliun: Mengapa Narkoba Raksasa Diselundupkan Bersama Rokok Ilegal di Perairan Kepri?