Penyerangan Brutal di Posko Warga
Namun, suasana menjadi mencekam ketika sekelompok orang tak dikenal (OTK) mendatangi Kampung Sembulang dengan menggunakan lori.
Mereka menyerang dan menghancurkan tiga posko, termasuk posko Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor yang biasa digunakan sebagai tempat mengaji dan berzikir.
“Hancur semua, bahkan ada bercak darah di sini. Padahal ini tempat anak-anak belajar mengaji setiap hari. Tidak pernah ada masalah sebelumnya,” kata seorang warga dengan nada kecewa.
Spanduk posko LBH GP Ansor yang berlatar hijau juga dirusak dalam serangan tersebut. Selain itu, kendaraan milik warga, termasuk sepeda motor, dihancurkan oleh para pelaku.
Ancaman Parang dan Kekerasan
Abu Bakar, salah satu warga yang menjadi saksi mata, menceritakan bahwa dirinya sempat diancam dengan parang oleh salah satu pelaku.
“Saya sedang duduk di posko sambil minum kopi, tiba-tiba mereka datang dan langsung menyerang. Parang ditempelkan ke leher saya, lalu mereka bertanya apakah saya ikut dalam insiden sebelumnya. Saya hanya bisa bilang bahwa saya ini orang tua yang sakit stroke. Akhirnya, mereka menyuruh saya pergi,” ujar Abu Bakar.
Namun, motor miliknya tidak luput dari amukan massa dan dihancurkan bersama kendaraan lain di sekitar lokasi.













