Gudangberita.co.id, Batam – Lengkap dengan rompi warna ngejreng, karcis sobekan, hingga topi ala petugas resmi, delapan juru parkir malam di Batam tampil meyakinkan. Tapi sayangnya, mereka bukan petugas parkir yang sah, mereka liar. Ibarat cosplay, mereka tampil seperti aslinya, tapi tanpa izin resmi.
Sabtu malam (10/5/2025), pukul 23.00 WIB, tim Satreskrim Polresta Barelang melakukan razia di sejumlah titik strategis dari Simpang Kuda hingga Penuin, dan mendapati delapan pria ini tengah “berkarya” memungut parkir di luar jam operasional. Dipimpin langsung oleh Wakasat Reskrim AKP Thetio Nardiyanto, para jukir ini tak berkutik ketika polisi muncul bak plot twist tengah shift malam.
Yang bikin warga garuk-garuk kepala, para jukir ini punya starter pack lengkap: Uang receh parkiran Rp708.200, 84 karcis motor, 113 karcis mobil, 6 rompi jukir warna pink ngejreng, 1 topi ala-ala Dishub
“Seragam boleh resmi, tapi izin enggak punya. Itu sama aja kayak pakai jas dokter tapi jual obat palsu,” celetuk salah satu warga yang kerap parkir di kawasan Sei Panas.
Barang bukti langsung disita, para pelaku diinterogasi kilat dan akan diserahkan ke Dinas Perhubungan untuk ditindaklanjuti. Polisi memastikan razia ini bagian dari Operasi Pekat Seligi 2025, program bersih-bersih penyakit masyarakat mulai dari premanisme, judi, miras, hingga pungli yang sering nempel di ruang publik.













