NatunaZona Headline

Serapan Tenaga Kerja di Natuna Masih Lesu di Periode Bupati Wan Siswandi

436
×

Serapan Tenaga Kerja di Natuna Masih Lesu di Periode Bupati Wan Siswandi

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

Lowongan yang masih terlihat baru setingkat UMKM, yang tidak mensyaratkan pengurusan kartu kuning untuk melamar kerja.

“Ada beberapa perusahaan beroperasi, tapi tidak membutuhkan penyerapan tenaga kerja lebih banyak. Jadi kebanyakan yang mengurus kartu kuning hanya untuk melamar kerja di luar daerah. Di lokal hanya PLN yang memerlukan syarat kartu kuning,” ujarnya Selasa (6/2/2024).

BACA JUGA:  Perkuat Ketahanan Pangan, Cen Sui Lan Gandeng BULOG Bangun Infrastruktur Pasca Panen

Hussyaini mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah menjalin komunikasi berbagai pihak dalam merekrut pekerja dengan pihak swasta. Namun secara formal tidak memiliki permintaan.

“Sekarang, mencari kerja Natuna lebih pada mengadu nasibnya di luar daerah. Kecuali centra perikanan di Selat Lampa difungsikan, lebih banyak menyerap lapangan pekerjaan. Serta industri pariwisata sudah tumbuh,” ujarnya.

BACA JUGA:  Cegah Kebijakan "Asal Bapak Senang", Pemkab Natuna Perkuat Akurasi Data hingga Tingkat Desa

Dalam tanggungjawab memberikan keahlian sambungnya, Disnaker sudah memberikan banyak pelatihan dan memberikan sertifikat untuk membantu memudahkan perusahaan merekrut.

Seperti bidang perkapalan, listrik, las, mesin maupun di bidang UMKM. Seperti menjahit, tata rias modern, tata rambut dan lainnya.

Terpisah, Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemkab Natuna Zainuddin Zaen mengatakan, tahun 2023 lalu tercatat 63 pengurusan kartu kuning dan tahun ini tercatat 49 pengurusan kartu kuning.