Gudangberita.co.id, Natuna – Penyerapan tenaga kerja di Natuna dalam beberapa tahun terakhir sangat minim. Kepemimpin Wan Siswandi sejak menjabat sebagai bupati belum mampu menciptakan perubahan siginifikan dalam aspek ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja.
Data penyerapan tenaga kerja di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Natuna menggambarkan hal tersebut.
Tidak terdapat rekrutmen pekerja dari pihak perusahaan swasta. Sebaliknya, para pencari kerja harus ke Batam atau luar daerah Natuna.
Namun hal ini bisa jadi disebabkan dengan minimnya investasi di Natuna yang berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
Hal ini yang akhirnya menjadikan masyarakat berbondong-bondong hanya mengimpikan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun bagi yang tak beruntung, terpaksa harus mencari pekerjaan di luar daerah.
Memang, faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja adalah tingkat upah, nilai produksi dan investasi. Sejauh ini, belum tampak strategi yang efektif untuk meningkatkan hal tersebut.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Natuna, Hussyaini menjelaskan, di Natuna belum terdapat perusahaan-perusahaan yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.













