Ia menjelaskan, setiap individu memiliki keunikan dan potensi yang berbeda. Proses peningkatan kompetensi ini harus dimulai dari kesadaran untuk mengenali potensi diri sendiri secara optimal, yang kemudian diimplementasikan dalam budaya sekolah sehari-hari.
Lebih lanjut, Rica juga menyoroti peluang besar Ponpes Darul Iman untuk menjadi lembaga pendidikan Islam yang kompetitif di Kepri. Menurutnya, penguatan kualitas SDM yang dilakukan berkesinambungan menjadi kunci utama agar pesantren mampu melahirkan lulusan berdaya saing tinggi tanpa menanggalkan fondasi nilai-nilai keislaman.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Iman, Ustaz Muliadi, menyampaikan apresiasi tinggi atas motivasi dan ilmu yang dibagikan oleh narasumber. Menurutnya, materi seminar ini sangat relevan dengan kebutuhan konkret para pendidik saat ini.
“Kami berharap ilmu dan pengalaman yang dibagikan dapat memperkuat profesionalisme, keikhlasan, dan semangat seluruh SDM dalam menjalankan amanah sebagai pendidik,” tutur Ustaz Muliadi.
Ia menegaskan bahwa agenda Raker SDM ini bukan sekadar rutinitas tahunan formalitas belaka. Momentum ini menjadi titik balik penting untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, serta mendorong inovasi di lingkungan pesantren.













