Ia menambahkan, output dari seminar ini tidak sekadar menjadi wacana, melainkan akan dikonversi menjadi rekomendasi konkret untuk diserahkan langsung kepada DPR RI dan kementerian terkait.
Sengkarut Regulasi dan Tantangan Kodifikasi UU Pemilu
Seminar nasional ini menghadirkan bobot kajian yang kuat dengan kehadiran para pakar, antara lain:
Dr. Aidinil Zetra, M.A. (Sekretaris Universitas Andalas Padang)
Dr. Bismar Arianto (Dekan FISIP Universitas Maritim Raja Ali Haji / UMRAH)
Andi Aswin Manggabarani (Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri), yang hadir secara virtual via Zoom Meeting.
Dalam sesinya, Dr. Aidinil Zetra menggarisbawahi bahwa sistem pemilu saat ini masih terjebak dalam sejumlah persoalan klasik yang sistemik. Mulai dari tumpang tindih regulasi, inkonsistensi penegakan aturan, hingga kompleksitas norma yang rawan memicu konflik horizontal dan ketidakpastian hukum.
“Perlu ada reformulasi dan kodifikasi regulasi pemilu yang lebih terintegrasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menciptakan sistem pemerintahan yang stabil dan berintegritas,” tegas Aidinil.
Para narasumber juga membedah potret evaluasi dari pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 dan 2024. Beban kerja penyelenggara yang terlampau tinggi, kejenuhan pemilih (voter fatigue), dominasi isu nasional yang menenggelamkan isu lokal, hingga rumitnya manajemen logistik menjadi catatan kritis yang wajib dibenahi.












