BatamInvestasiZona Headline

Inflasi Batam Tembus 3,99 Persen, Wali Kota Amsakar Achmad Soroti Emas Hingga Nasi Goreng

5
×

Inflasi Batam Tembus 3,99 Persen, Wali Kota Amsakar Achmad Soroti Emas Hingga Nasi Goreng

Share this article
Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin High Level Meeting TPID 2026 di Bank Indonesia Kepri
Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin High Level Meeting TPID 2026 di Bank Indonesia Kepri.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Pemerintah Kota Batam bergerak cepat merespons lonjakan angka inflasi yang kini berada di atas target nasional. Dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam 2026, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengungkapkan bahwa tingkat inflasi Batam saat ini bertengger di angka 3,99 persen.

Angka tersebut telah melampaui batas target inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni di kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen. Menanggapi situasi ini, Amsakar menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian serius dan melakukan intervensi cepat.

BACA JUGA:  Idul Adha 1447 H: Bantuan Hewan Kurban PLN Batam Melonjak 3 Kali Lipat, Sebar Energi Kebaikan

Pertemuan strategis yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat (19/6/2026) ini juga dirangkaikan dengan pencanangan Sensus Ekonomi 2026.

Emas Perhiasan dan Makanan Jadi Garis Depan Penyumbang Inflasi

Berdasarkan data TPID, terdapat lima komoditas utama yang menjadi motor penggerak inflasi di Batam, antara lain emas perhiasan, tarif angkutan udara, beras, daging ayam ras, serta kelompok makanan jadi.

BACA JUGA:  Geser Kiblat Pembangunan, Pemko Batam Rilis 3 Beasiswa Baru untuk Kuliah di ITS hingga Polibatam

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Wijidarto, memaparkan fakta unik bahwa emas perhiasan konsisten menjadi penyumbang inflasi terbesar di Batam selama tiga tahun terakhir. Menariknya, selain emas dan tiket pesawat, makanan harian seperti nasi campur dan nasi goreng juga merangkak naik dan masuk dalam daftar lima besar pemicu inflasi.