BatamZona Headline

PWI Kepri Hadiri Pengukuhan PWI Pusat di Monumen Pers Nasional, Tanda Berakhirnya Dualisme Pers Indonesia

40
×

PWI Kepri Hadiri Pengukuhan PWI Pusat di Monumen Pers Nasional, Tanda Berakhirnya Dualisme Pers Indonesia

Share this article
banner 468x60

“Pemilihan Monumen Pers Nasional sebagai lokasi pengukuhan sangat tepat. Tempat ini adalah denyut kebangsaan dan saksi sejarah lahirnya PWI. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk membangkitkan semangat kebersamaan pers nasional,” ujar Meutya.

Ia menambahkan, pemerintah hanya bertindak sebagai “orkestrator” yang memastikan semua proses berjalan secara demokratis dan profesional.

“Kongres Persatuan yang digelar sebelumnya di Balai Latihan Komdigi menjadi bukti bahwa insan pers mampu menyelesaikan masalahnya sendiri secara bermartabat,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Sebelum Ditangkap Bareskrim, Basri Lewaimang Sempat Merekam Momen Bersama UAS di Acara Polda Kepri

Saibansah: Saatnya PWI Kembali Jadi Rumah Besar Wartawan

Usai pengukuhan, Saibansah menegaskan bahwa PWI Kepri siap menindaklanjuti arahan PWI Pusat untuk memperkuat sinergi antarwartawan di daerah.

“Kami ingin PWI kembali jadi rumah besar bagi semua wartawan. Tidak ada lagi sekat. Yang kita perjuangkan adalah marwah profesi dan tanggung jawab moral terhadap publik,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bawa Spirit 'DNA Pejuang', PWI Kepri Resmi Dilantik dan Siap Perkuat Sinergi Daerah

Pengukuhan pengurus PWI Pusat di Monumen Pers Nasional ini menjadi simbol kebangkitan dan rekonsiliasi besar di tubuh organisasi wartawan Indonesia. Dari Solo, semangat persatuan ini diharapkan menyebar ke seluruh daerah — termasuk Kepulauan Riau — agar insan pers bisa kembali menjalankan perannya sebagai pilar keempat demokrasi yang independen, sehat, dan beretika. (***)

BACA JUGA:  Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Minta Insan Pers Sikapi Pernyataan Wawako Li Claudia dengan Bijak dan Profesional