Gudangberita.co.id, Batam – Proyek pembangunan Terminal 2 Bandara Internasional Hang Nadim Batam memasuki babak baru. PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) memastikan akan menunjuk kontraktor baru untuk melanjutkan pembangunan setelah PT Wijaya Karya (WIKA) resmi menghentikan kerja sama per 30 September 2025 akibat kendala keuangan.
Keputusan itu sekaligus menjawab berbagai sorotan, termasuk kritik tajam dari Ombudsman RI Perwakilan Kepri yang menilai proyek Terminal 2 mandek dan minim transparansi.
Renovasi Terminal 1 Rampung, Fokus Beralih ke Terminal 2
PT BIB menegaskan komitmennya meningkatkan fasilitas Bandara Hang Nadim. Renovasi Terminal 1 yang dikerjakan WIKA telah diselesaikan dan diserahkan dengan hasil baik, menghadirkan terminal yang lebih modern dan nyaman.

Namun untuk proyek yang jauh lebih besar, yakni Terminal 2, perlu kontraktor yang benar-benar siap baik secara teknis maupun finansial.
“Proses pengadaan kontraktor akan dimulai November 2025 dengan durasi sekitar tiga bulan. Semua dilakukan transparan dan sesuai ketentuan GCG,” ujar Pjs Dirut PT BIB, Annang Setia Budhi, Jumat (14/11/2025).
Targetnya, kontraktor baru ditetapkan pada awal 2026 dan konstruksi fisik dimulai triwulan I/2026. Terminal 2 diproyeksikan beroperasi akhir 2027.













