“Kalau pemerataan layanan sudah, tapi bandwith dari pperator seluler belum maksimal, ada beberapa kecamatan masih lambat dalam akses internet,” kata Ihwan Solihin, Selasa (11/6).
Pemerintah daerah sambungnya, masih memberikan perhatian khusus kepada beberapa kecamatan yang masih terbatas dalam kelancaran akses internet. Ia berharap provider operator seluler terus mengembangkan dan menambah kapasitas bandwidth.
“Sekarang operator Telkomsel merah putih sudah merata di Natuna, ditambah operator lainnya seperti Indosat, Smartfren dan XL. Untuk akses komunikasi sudah lancar, tapi beberapa Kecamatan masih lemah dalam akses internet,” katanya.
Menurut Solihin, sejak masuknya fiber optik palapa ring di Natuna, akses internet sudah membaik untuk wilayah Pulau Bunguran.
Namun fiber optik tersebut belum menjangkau pulau-pulau terluar, seperti Pulau Laut, Pulau Subi, Pulau Midai dan Pulau Serasan.
“Kita sudah membahas ini bersama Kemenkominfo dan kemenkopolhukam, untuk pemasangan fiber optik di pulau terluar, rencana itu dalam pengembangan jangka panjang,” ujarnya.













