Merespons pernyataan terbuka dari Kepala Negara, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, membenarkan fenomena kontradiktif tersebut. Luhut menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang diiringi penambahan jumlah penduduk miskin bisa dipengaruhi oleh faktor domestik, salah satunya tekanan inflasi akibat lonjakan harga kebutuhan pokok.
Luhut menegaskan bahwa DEN tidak tinggal diam dan telah melakukan kajian serta perhitungan matang untuk membedah akar persoalan anomali tersebut.
“Ya itu terjadi bisa mungkin karena kenaikan harga. Kita ada datanya, saya nggak ingat. Dewan Ekonomi sudah menghitung mengenai itu,” jelas Luhut di Kantor DEN, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).
Meski mengakui adanya tantangan kemiskinan di tengah pertumbuhan, Luhut optimistis ekonomi Indonesia akan tetap bergerak maju.
Solusi utama yang ditawarkan DEN untuk memutus rantai anomali ini adalah dengan menuntut efisiensi ketat di segala sektor pemerintahan, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi digital atau Government Technology (GovTech).
Luhut meyakini digitalisasi sistem pemerintahan terpadu yang digarap oleh anak-anak bangsa dapat menjadi senjata ampuh untuk menyumbat kebocoran anggaran negara.













