Gudangberita.co.id, Jakarta – Panggung penegakan hukum Indonesia diguncang plot twist terbesar tahun ini. Dr. Febrie Adriansyah, S.H., M.H., sosok yang selama ini ditakuti para koruptor kakap sebagai panglima Gedung Bundar, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
Langkah mengejutkan ini seketika memicu tanda tanya besar: Apakah sang pemburu kini telah berubah menjadi buruan?
Pengunduran diri Febrie tidak terjadi di ruang hampa. Momentum ini bergulir tepat di tengah kepungan rangkaian penyidikan intensif yang dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri bersama Polda Metro Jaya.
Sang mantan Jampidsus kini terseret dalam pusaran pengusutan dugaan korupsi di tiga sektor raksasa: PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel.
Dramatisnya, pengunduran diri Febrie kini telah resmi diterima oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin, menandai akhir dari era kepemimpinannya di Jampidsus yang penuh kontroversi sekaligus prestasi.
Julukan “Dari Pemburu Jadi Buruan” kian menguat setelah tim gabungan Polri melakukan serangkaian penggeledahan sporadis di belasan lokasi strategis yang diduga berkaitan dengan pusaran kasus ini.










