Pihak kepolisian menegaskan akan memeriksa kelaikan jalan dari armada bus tersebut, terutama fungsi teknis sistem pengereman yang menjadi pemicu utama kecelakaan tunggal ini.
Sesaat setelah menerima laporan kecelakaan, personel Satlantas Polresta Barelang bersama tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi jalur dan mengevakuasi korban. Proses evakuasi berlangsung selama hampir dua jam di bawah koordinasi petugas medis dan kepolisian.
Seluruh rombongan jemaat berhasil dikeluarkan dari badan bus sekitar pukul 12.40 WIB. Polisi memastikan tidak ada korban yang terjebak di dalam kendaraan saat proses evakuasi berlangsung.
Untuk mendapatkan pemeriksaan berkala dan perawatan medis, para korban langsung dilarikan ke tiga fasilitas kesehatan, yaitu: Puskesmas Rempang Cate, Rumah Sakit Graha Hermine dan Rumah Sakit Embung Fatimah
Hingga berita ini diturunkan, pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) di lokasi kejadian masih terus berjalan. Selain memeriksa bangkai bus, Satlantas Polresta Barelang juga tengah merampungkan pendataan resmi mengenai identitas serta tingkat luka yang dialami oleh seluruh penumpang jemaat HKBP Tembesi Indah tersebut.













