Bahlil pastikan investasi untuk kesejahteraan rakyat
Bahlil menegaskan investasi yang dilakukan pemerintah semuanya itu untuk kesejahteraan rakyat.
“Ini semua untuk kesejahteraan rakyat. Menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan,” ucapnya.
Relokasi dikatakannya tak semata-mata hanya memindahkan warga. “Masyarakat kita geser dari pulau ini diberi hak-haknya tanah 500 m2 langsung dengan alas hak. Ruma Tipe 45 (Rp 120 juta). Uang tunggu transisi per kepala Rp 1.200.000 ditambah per KK Rp 1.200.000,” ucap Bahlil.
Bagaimana dengan warga yang akan direlokasi justru sudah punya alas hak, rumahnya besar dari Tipe 45 dan punya bangunan bagus? Bahlil mengatakan selisihnya akan dibiayai oleh BP Batam.
“Termasuk yang punya usaha keramba, tanam tumbuh, sampan di laut. Akan dihargai secara proporsional,” terangnya
Minta tak dipolitisir
Bahlil mengatakan pemerintah bersama rakyat. “Kita pemerintah juga punya hati. Tolong ini jangan dipolitisir ke Pak Gubernur dan Wali Kota. Itu urusannya investasi. Kita mengurus lapangan kerja. APBD Kepri 4,1 Triliun tentu akan meningkat jika PAD tinggi,” kata Bahlil.
Rapat tersebut dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto, Mendagri Tito Karnavian, Wakapolri Komjen Agus Andrianto, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dan Wali Kota Batam/Kepala BP Batam Rudi serta Forkopimda.













