Kondisi fisik bendungan sambungnya, sudah selesai 100 persen. Namun beberapa sarana dan fasilitas pendukung belum dibangun. Diantaranya jaringan pipa transmisi dari sumber air menuju pengolahan. Diperlukan juga fasilitas pengolahan air baku yang sejauh ini belum dibangun.
“Sarana dan infrastruktur ini masih tanggungjawab kementerian. Tidak bisa dibebankan kepada daerah, karena biaya miliaran rupiah. Termasuk perkantoran Perumda akan dibangun di lokasi bendungan,” terangnya, Senin (29/5/2023).
Selain itu, Bendungan Sebayar masih dalam proses penggenangan. Baik itu pengecekan arus, kadar keasaman air maupun kelapukan pohon. Proses tersebut memakan waktu minimal dua tahun setelah dilakukan penggenangan.
“Untuk kadar asam normalnya antara PH (potential of hydrogen) 6,5 sampai 8, untuk standar nasional,” ujarnya.













