NatunaStory KepriWisataZona Headline

Natuna dalam Kisah Sabotase Pesawat Paling Terkenal di Dunia

1148
×

Natuna dalam Kisah Sabotase Pesawat Paling Terkenal di Dunia

Share this article
banner 468x60

Pesawat terbang tersebut bertolak dari Hong Kong pada pukul 04.25 Waktu Greenwich.

Pada sekitar jam 09.25 (Waktu Greenwich), para awak pesawat mendengar adanya ledakan; kepulan asap pun lekas merambat dari letupan api di sayap kanan pesawat menuju kabin.

Sewaktu mendengar ledakan tersebut dan melihat lampu peringatan kebakaran untuk ruangan bagasi secara terpisah terus menyala, pilot pesawat mematikan salah satu di antara mesin bertenaga penggerak (engine) pesawat dan baling-baling pesawat diayunkan lantaran dikhawatirkan mesin bertenaga penggerak pesawat akan terbakar.

BACA JUGA:  Investasi Melimpah Tapi Pengangguran Kepri 6,87%, Ada Apa dengan Pasar Kerja Kepri?
Pesawat tampak hancur saat dilakukan evakuasi kala itu. (ist)

Atas keputusan tersebut, tinggal lah tiga mesin bertenaga penggerak di pesawat tersebut yang kerja mesinnya masih berjalan. Para awak pesawat memberi kabar tanda marabahaya ke mana-mana sampai tiga kali agar tempat keberadaan mereka yang berhampiran dengan Kepulauan Natuna dapat terlacak sampai akhirnya radio pesawat mereka tidak bisa hidup lagi.

Pilot mencoba mendaratkan pesawat di atas laut, tetapi tekanan udara di kabin semakin menurun dan pesawat kehilangan arah sehingga sukar harus didaratkan di laut.

BACA JUGA:  Update Kasus Penggelapan Carolein Parewang: Dua Mobil Belum Ketemu, Polisi Lacak Aliran Uang Gadai

Sebagai tambahan, kepulan asap merembes ke dalam ruang pilot. Dengan tiada pilihan apa pun, para awak pesawat mengenakan baju pelampung dan membuka pintu darurat demi menjamin diri mereka untuk lekas menyelamatkan diri di tengah-tengah pesawat yang terus menukik ke laut.

Selanjutnya: Dentaman pesawat