metro story

Membongkar Dapur DC Pinjol: Mengapa Mereka Hobi Membuat Cerita Fiksi dan Dongeng di Grup-grup FB Batam dan Kota Lainnya?

15
×

Membongkar Dapur DC Pinjol: Mengapa Mereka Hobi Membuat Cerita Fiksi dan Dongeng di Grup-grup FB Batam dan Kota Lainnya?

Share this article

Di balik riuhnya postingan "siapa paling salah" di grup-grup Facebook Batam, ada rahasia gelap yang jarang diketahui publik. Bukan tentang fakta lapangan, melainkan "dongeng" fiksi yang disusun rapi oleh para debt collector (DC) pinjol untuk membunuh karakter korbannya. Dari drama perselingkuhan yang bikin emosi hingga laporan palsu yang menjebak petugas pemadam kebakaran, kreativitas negatif para penagih ini sudah di luar nalar. Bagaimana sebenarnya cara kerja "dapur" mereka dalam meramu fitnah yang bisa menghancurkan hidup seseorang dalam sekejap?

Ilustrasi akun anonim di Facebook sedang menyebarkan postingan fitnah terhadap nasabah pinjol
Ilustrasi akun anonim di Facebook sedang menyebarkan postingan fitnah terhadap nasabah pinjol. (Foto: AI)
banner 468x60

Kegilaan ini tidak berhenti di layar smartphone. Di beberapa wilayah seperti Sleman, Yogyakarta, oknum DC bahkan nekat membuat laporan darurat palsu kepada petugas ambulans relawan dan Pemadam Kebakaran (Damkar).

Modusnya sangat licik: petugas dipaksa datang ke rumah debitur dengan alasan ada kebakaran atau kondisi medis darurat. Saat petugas tiba, DC muncul di belakang mereka untuk melakukan penagihan di depan kerumunan warga. Taktik “jebakan” ini jelas sangat membahayakan nyawa karena mengalihkan petugas penyelamat dari fungsi yang sebenarnya.

BACA JUGA:  7 Hari Menuju Banding: Pihak Fandi Ramadhan Masih Pikir-pikir Atas Vonis 5 Tahun Kasus Narkoba Raksasa

Sejumlah postingan drama yang dibuat DC sering kali menyeret orang-orang tidak bersalah, termasuk anak-anak dan istri nasabah. Foto-foto pribadi diambil dari profil media sosial korban, lalu disandingkan dengan narasi bohong yang memicu penghakiman massa.

“Ini adalah bentuk kejahatan yang benar-benar mengerikan. Pelaku seperti ini yang seharusnya mendapatkan hukuman seberat-beratnya karena memfitnah lebih kejam dari pembunuhan karakter,” tulis salah satu netizen fanpage FB gudangberita dalam diskusinya mengenai teror pinjol, Senin (27/4/2026).

BACA JUGA:  Semarak Nyepi 1948 Saka, Intip Kemeriahan Pawai Ogoh-Ogoh di Sekupang Batam

Masyarakat diingatkan untuk selalu waspada dan tidak sembarangan menggunakan layanan pinjol yang tidak terdaftar di OJK. Jika Anda atau keluarga menjadi korban spill ngeri atau fitnah oleh akun anonim: