Mahadi pun mengucapkan terima kasih atas perhatian besar Gubernur Ansar Ahmad terhadap pendidikan khususnya pendidikan berbasis al Qur’an di Qur’an Center. Beliau pun mengajak para mahasiswa dan alumni untuk selalu mendo’akan Gubernu Ansar Ahmad.

“Saya sampaikan kepada para alumni, jika seseorang itu mencintai kita, maka kita harusnya lebih cinta kepada orang itu. Kecintaan itu ditunjukkan Pak Gubernur yang sudah banyak membantu kita. Terlebih lagi Pak Gubernur merupakan orang yang pandai bersholawat,” ungkap Mahadi disambut tepukan ceria hampir seribuan alumni yang hadir.
Sementara itu Zufriatun M.Pdi selaku Ketua Panitia yang juga salah satu tenaga pendidik di STIQ Qur’an Center Kepri menyebutkan STIQ Kepri itu sudah berdiri sejak 12 tahun berdiri yakni mulai tahun 2012. Sejak saat itu proses perkuliahan dilakukan dengan menumpang di gedung SD Qur’an Center di dalam kompleks tersebut.
“Saat ini sudah ada 600 mahasiswa dengan dua jurusan yakni, jurusan Ilmu al Qur’an dan Tasir, dan Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis al Qur’an. Tahun ini kami menerima mahasiswa baru sebanyak empat kelas penuh,” ungkap Zufriatun M.Pdi.
Zufriatun juga menceritakan bahwa membangun perguruan tinggi dengan jurusan agama merupakan sesuatu yang menantang karena ada anggapan bahwa jurusan agama adalah jurusan surga. Jurusan agama pun dikenal sepi peminat dibandingkan jurusan-jurusan umum.













