BatamPendidikanZona Headline

Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung STIQ Qur’an Center, Ini Do’a Penghafal Qur’an untuk Ansar Ahmad

545
×

Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung STIQ Qur’an Center, Ini Do’a Penghafal Qur’an untuk Ansar Ahmad

Share this article
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memberikan sertifikat kepada para hafiz dan hafizah yakni para penghafal al Qur’an yang menempuh pendidikan di Qur’an Center.(Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Mahadi pun mengucapkan terima kasih atas perhatian besar Gubernur Ansar Ahmad terhadap pendidikan khususnya pendidikan berbasis al Qur’an di Qur’an Center. Beliau pun mengajak para mahasiswa dan alumni untuk selalu mendo’akan Gubernu Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menghadiri peletakan batu pertama Gedung STIQ Kepri di kawasan Qur’an Center, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. (Foto: Gudangberita)

“Saya sampaikan kepada para alumni, jika seseorang itu mencintai kita, maka kita harusnya lebih cinta kepada orang itu. Kecintaan itu ditunjukkan Pak Gubernur yang sudah banyak membantu kita. Terlebih lagi Pak Gubernur merupakan orang yang pandai bersholawat,” ungkap Mahadi disambut tepukan ceria hampir seribuan alumni yang hadir.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad Cuti Haji, Li Claudia Chandra Segera Pegang Tongkat Komando Batam

Sementara itu Zufriatun M.Pdi selaku Ketua Panitia yang juga salah satu tenaga pendidik di STIQ Qur’an Center Kepri menyebutkan STIQ Kepri itu sudah berdiri sejak 12 tahun berdiri yakni mulai tahun 2012. Sejak saat itu proses perkuliahan dilakukan dengan menumpang di gedung SD Qur’an Center di dalam kompleks tersebut.

“Saat ini sudah ada 600 mahasiswa dengan dua jurusan yakni, jurusan Ilmu al Qur’an dan Tasir, dan Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis al Qur’an. Tahun ini kami menerima mahasiswa baru sebanyak empat kelas penuh,” ungkap Zufriatun M.Pdi.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Ungkap Penyebab Minimnya Pembangunan di Kecamatan dan Desa Natuna

Zufriatun juga menceritakan bahwa membangun perguruan tinggi dengan jurusan agama merupakan sesuatu yang menantang karena ada anggapan bahwa jurusan agama adalah jurusan surga. Jurusan agama pun dikenal sepi peminat dibandingkan jurusan-jurusan umum.