BatamPendidikanZona Headline

Ini Jadwal Lengkap dan Kuota PPDB 2025 SD-SMP Negeri di Batam

537
×

Ini Jadwal Lengkap dan Kuota PPDB 2025 SD-SMP Negeri di Batam

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendidikan resmi mengumumkan jadwal dan kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025 untuk jenjang Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Total lebih dari 32 ribu siswa akan diterima di sekolah negeri tahun ini.

Pengumuman ini disampaikan dalam acara sosialisasi SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (4/6/2025), yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Baca Juga:  PLN Batam Gelar Konsultasi Publik: Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif untuk 99,9% Pelanggan

Jadwal PPDB SDN Kota Batam 2025

Jalur afirmasi & disabilitas:

  • Pendaftaran: 2–10 Juni
  • Daftar ulang: 17–19 Juni

Jalur domisili & mutasi:

  • Pendaftaran: 11–15 Juni
  • Daftar ulang: 17–19 Juni
  • Jumlah sekolah: 145 SD Negeri
  • Jumlah rombel: 419
  • Total daya tampung: 15.636 siswa

Jadwal PPDB SMPN Kota Batam 2025

Jalur afirmasi & prestasi:

  • Pendaftaran: 16–22 Juni
  • Daftar ulang: 2–4 Juli
Baca Juga:  Batam Bersiap Memeriahkan HJB ke-196, Ada Atraksi Udara hingga Hiburan Rakyat

Jalur domisili & mutasi:

  • Pendaftaran: 23–30 Juni
  • Daftar ulang: 2–4 Juli
  • Jumlah sekolah: 65 SMP Negeri
  • Jumlah rombel: 376
  • Total daya tampung: 16.566 siswa

Sekretaris Dinas Pendidikan Batam, Qurniadi, menjelaskan bahwa seluruh proses PPDB dilakukan secara transparan dan sesuai dengan kuota rombongan belajar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Wali Kota Amsakar menegaskan bahwa pihaknya mengeluarkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2025 tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi dalam pelaksanaan PPDB. Ia melarang keras segala bentuk pungutan liar (pungli) maupun perpisahan mewah di hotel yang kerap membebani orang tua murid.

Baca Juga:  Gunung Ranai: Menyusuri Jejak Flora Langka dan Tiga Puncak Mistis di Natuna

“Saya tidak ingin dengar ada pungli dalam proses PPDB. Pendidikan harus bersih dan jujur,” tegasnya.