NatunaPolitikZona Headline

KPU Natuna Bicara Tentang Kerawanan Kecurangan Pemilu Usai Lantik KPPS

162
×

KPU Natuna Bicara Tentang Kerawanan Kecurangan Pemilu Usai Lantik KPPS

Share this article
KPPS, Lurah Ranai bersama KPU Natuna melakukan penanaman pohon di Kantor Lurah Ranai usai pelantikan KPPS, Kamis (25/1/2024). (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – KPU melakukan pelantikan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Natuna, Kamis (25/1/2024).

Ketua KPU Natuna, Kusnaidi mengatakan, 1.694 anggota KPPS yang dilantik. Mereka memiliki peran dan tanggung jawab dalam kesuksesan penyelenggaraan pemilu tahun 2024 ini.

“Sehingga dibutuhkan KPPS yang netral, berintegritas dalam pemilu dan tidak KKN sebagai penyelenggara pemilu,” ucapnya.

BACA JUGA:  Sengketa Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang: Warga Bertahan, BP Batam Klaim Sesuai HPL

KPPS dikatakan Kusnaidi adalah ujung tombak yang rawan terjadinya kecurangan dalam pemilu, oleh sebab itu bimbingan teknis tugas pemungutan dan perhitungan suara perlu diberikan.

“Bimtek sangat penting untuk memastikan tugas selama 4 hari setelah pelantikan. Supaya tidak terdapat kesalahan dari petugas dilapangan,” kata Kusnaidi.

Tanam pohon

KPU Natuna juga melakukan penanaman pohon oleh setiap KPPS usai pelantikan tersebut. Hal ini merupakan bagian dari pencanangan reboisasi hutan yang berdampak dari penggunaan kertas surat suara dalam penyelenggaraan pemilu.

BACA JUGA:  Gusur Warga di Tengah Isu Mundurnya Investor, Proyek Rempang Eco-City Tuai Kecaman

Untuk wilayah pemilihan di Natuna sambungnya, terdapat 57.504 pemilih tetap yang sudah divalidasi.

Dan sebanyak 293,820 surat suara yang digunakan untuk pemilu presiden dan wakil presiden dan pemilu legislatif, terdiri DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten.