LinggaZona Headline

Ada Apa dengan Lingga? KPK ‘Todong’ Data Pokir dan Perjalanan Dinas DPRD!

1957
×

Ada Apa dengan Lingga? KPK ‘Todong’ Data Pokir dan Perjalanan Dinas DPRD!

Share this article
Gedung KPK.
banner 468x60

Anggaran sosialisasi, seminar, dan workshop di lingkungan DPRD.

Daftar penyedia pengadaan langsung, tender, hingga e-purchasing.

Proposal dan daftar penerima hibah serta bantuan keuangan.

Progres serta dokumentasi proyek strategis daerah.

Langkah KPK membedah data hingga tahun 2026 ini mengindikasikan adanya upaya pencegahan dini (pre-emptive) agar celah-celah kebocoran anggaran dalam perencanaan masa depan dapat ditutup rapat.

BACA JUGA:  Dongkrak Ekonomi FTZ, Batam Usulkan Semua Pulau Berpenghuni Punya Pelabuhan di Revisi Perda RTRW

Kehadiran surat KPK ini bak menyiram bensin ke dalam api. Pasalnya, di saat yang bersamaan, beredar kabar burung mengenai pemeriksaan Ketua DPRD Lingga, Maya Sari, dan Plt Kepala BPKAD, Syarifah Rifa, oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga.

Meski demikian, pihak Kejari Lingga segera memasang badan dan membantah isu tersebut.

“Kami menegaskan bahwa informasi terkait adanya pemeriksaan terhadap Ketua DPRD maupun Plt BPKAD tidak benar sebagaimana yang beredar,” tegas Kasi Intelijen Kejari Lingga, Christian Dior Parsaoran Sianturi, Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA:  Ngeri! Niat Ajak Anak Main di Taman Dabo, Warga Malah Temukan Kabel Listrik 'Maut'

Walaupun isu pemeriksaan di Kejari dibantah, publik tidak bisa menutup mata terhadap fakta bahwa KPK kini tengah memantau Lingga secara intensif. Masuknya KPK hingga meminta detail data e-audit dan progres proyek strategis menjadi sinyal kuat bahwa ada “lampu kuning” dalam sistem birokrasi daerah.